Penambahan Dapur Baru di Desa Alah Air Perluas Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti

Penambahan Dapur Baru di Desa Alah Air Perluas Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti

Meranti, Catatanriau.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kali ini, Badan Gizi Nasional (BGN) melalui peluncuran dapur baru di Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi, resmi menambah satu titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung peningkatan asupan gizi anak sekolah.

Dapur SPPG Alah Air beroperasi di bawah naungan Yayasan Pemuda Indragiri Hilir Berjaya, dengan Nurul Fadli sebagai penanggung jawab dan Ruhzatul Ahmad sebagai Kepala SPPG. Lokasinya berada di Jl. Pelajar, Desa Alah Air, dengan total 1.084 penerima manfaat dari lima sekolah, di antaranya SDN 17 Alah Air Timur, SDN 20 Selatpanjang Timur, SDN 5 dan SDN 6 Selatpanjang Selatan, serta SMPN 2 Tebing Tinggi.

Kegiatan launching yang dipusatkan di SDN 17 Alah Air Timur turut dihadiri oleh Ifwandi (Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian), Marwan (Kadis Perindustrian dan Perdagangan), Rawelly Amelia (Inspektorat Utama), Ruhzatul Ahmad (Ka SPPG Alah Air BGN Kepulauan Meranti), Alvin Fitrihady (Korcam Tebing Tinggi BGN Meranti), serta undangan lainnya.

Ifwandi, dalam sambutannya, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas nasional yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program MBG ini adalah program nasional. Saat ini di Meranti sudah ada 10 dapur yang berjalan. Kami berharap dapur-dapur lain yang masih tahap renovasi dapat segera beroperasi agar manfaatnya juga bisa dirasakan oleh kelompok B3 — yaitu Busui, Bumil, dan Balita,” ujar Ifwandi.

Ia menambahkan, Pemda Kepulauan Meranti juga mendukung percepatan aktivasi seluruh titik dapur MBG di wilayahnya.

“Selain 23 titik dapur aglomerasi di sistem, ada 36 dapur terpencil yang juga akan segera aktif di Kepulauan Meranti. Kami mendorong pengelola dapur agar melibatkan masyarakat tempatan, sehingga selain menyehatkan anak-anak, juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Suryani, selaku Koordinator Wilayah BGN Kepulauan Meranti, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak yayasan, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program ini.

“Penambahan dapur di Alah Air ini menjadi bukti komitmen bersama untuk memperluas jangkauan penerima manfaat. Kami berharap seluruh elemen terus menjaga kualitas pangan, kebersihan dapur, dan ketepatan distribusi,” tutur Suryani.

Nuraini, Kepala SDN 17 Alah Air Timur yang menjadi lokasi peluncuran, mengaku bersyukur sekolahnya menjadi bagian dari penerima manfaat MBG.

“Hari ini perdana kami menerima makan bergizi gratis di sekolah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program ini. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut agar anak-anak kami selalu mendapatkan asupan bergizi dari negara,” ungkap Nuraini.

Sementara itu, Ruhzatul Ahmad, Kepala SPPG Alah Air, memastikan dapurnya siap mendukung pelaksanaan program sesuai standar yang ditetapkan BGN.

“Kami telah menyiapkan fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai agar proses pengolahan dan distribusi makanan berjalan lancar. Kami berkomitmen menjaga kualitas gizi dan kebersihan makanan yang diberikan kepada anak-anak penerima manfaat,” ujar Ruhzatul.

Senada dengan itu, Alvin Fitrihady, Korcam BGN Tebing Tinggi, menekankan pentingnya sinergi di lapangan.

“SPPG Alah Air menambah kekuatan pelaksanaan MBG di Tebing Tinggi. Kami akan terus melakukan pendampingan agar dapur berjalan sesuai standar dan seluruh sekolah penerima manfaat dapat terlayani dengan baik,” tegas Alvin.

Dengan beroperasinya dapur baru di Desa Alah Air, total dapur MBG di Kabupaten Kepulauan Meranti kini berjumlah sepuluh, terdiri atas sembilan dapur aktif dan satu dapur dalam masa perbaikan sementara, dengan total penerima manfaat mencapai 14.600 orang.

Sebagai langkah berkelanjutan, BGN bersama pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi, pendampingan, dan peningkatan kapasitas pengelola dapur agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti tidak hanya memastikan anak-anak memperoleh gizi seimbang setiap hari, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemberdayaan masyarakat setempat.***

Laporan : Dwiki 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index