Pemadaman Listrik Tak Kunjung Selesai, Koordinator Daerah Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau Minta Manajer PLN Selatpanjang Dievaluasi

Pemadaman Listrik Tak Kunjung Selesai, Koordinator Daerah Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau Minta Manajer PLN Selatpanjang Dievaluasi

Selatpanjang, Catatanriau.com — Faizul, Koordinator Daerah Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau, mendesak agar Manajer PLN ULP Selatpanjang segera dievaluasi. Desakan ini muncul akibat belum adanya titik terang terkait persoalan pemadaman listrik yang terus berulang di wilayah Kepulauan Meranti. Menurutnya, kondisi krisis listrik yang dialami masyarakat sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menunjukkan lemahnya kinerja manajemen di tingkat daerah. “Sudah terlalu lama masyarakat dibiarkan dalam ketidakpastian. Kalau tidak mampu menyelesaikan persoalan mendasar ini, sebaiknya dievaluasi saja,” tegas Faizul.

Masalah pemadaman listrik yang terjadi di Kepulauan Meranti diduga berkaitan dengan defisit elektrifikasi yang belum memenuhi standar sebagaimana diatur dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN periode 2021–2030. Keterbatasan pasokan daya serta belum optimalnya jaringan distribusi di wilayah kepulauan menjadi faktor yang memperparah kondisi tersebut. Dalam pandangan Faizul, situasi ini membutuhkan langkah konkret dan percepatan penyelesaian di tingkat regional. “RUPTL sudah menjadi pedoman nasional, tapi implementasinya di daerah seperti Meranti masih jauh dari harapan. Ini bukan sekadar soal teknis, tapi juga persoalan keadilan energi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun prosedur pelayanan PLN sudah cukup baik di atas kertas, pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi banyak kendala. “Secara sistem pelayanan memang ada, tapi kecepatan respon dan tanggung jawab terhadap gangguan masih rendah. Ini yang harus dibenahi,” ungkapnya.

Dengan demikian, desakan Faizul untuk mengevaluasi kinerja Manajer PLN ULP Selatpanjang bukan semata bentuk kritik, melainkan dorongan konstruktif agar PLN meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan publik di wilayah kepulauan. Ia menilai, evaluasi terhadap Manajer PLN ULP Selatpanjang perlu dilakukan sebagai langkah awal untuk menghadirkan solusi nyata atas persoalan listrik yang tak kunjung tuntas. “Kami tidak butuh janji, kami butuh listrik yang menyala setiap hari,” tegas Faizul.

Laporan : Dwiki

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index