Koordinator Daerah Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau: Pengelola BUMD Meranti Harus Diisi oleh Orang yang Kompeten

Koordinator Daerah Kepulauan Meranti Aliansi BEM Se-Riau: Pengelola BUMD Meranti Harus Diisi oleh Orang yang Kompeten

Selatpanjang, Catatanriau.com – Koordinator Daerah (Korda) Kepulauan Meranti Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Riau, Faizul, menyoroti rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan proses pembentukan BUMD dilakukan secara profesional, terutama dalam memilih sosok yang akan mengelola badan usaha tersebut.

Menurutnya, BUMD memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penempatan orang yang tepat dan berkompeten di posisi pengelola menjadi hal yang sangat penting.

“Kami meminta agar pembentukan BUMD di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak sekadar formalitas. Pengelolanya harus orang yang benar-benar paham manajemen usaha, memiliki rekam jejak yang baik, dan berorientasi pada kemajuan daerah, bukan kepentingan kelompok tertentu,” tegas Faizul di Selatpanjang, Kamis (23/10/2025).

Faizul menambahkan, keberadaan BUMD diharapkan dapat menjadi pilar ekonomi baru bagi Kepulauan Meranti, terutama dalam mengelola potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal, seperti sektor perikanan, perkebunan sagu, pariwisata bahari, hingga energi terbarukan.

“Meranti punya banyak potensi yang bisa dikembangkan. BUMD bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah jika dijalankan secara profesional dan transparan,” ujarnya.

Sebagai contoh, BUMD yang dapat dibentuk di Kabupaten Kepulauan Meranti antara lain BUMD Perikanan dan Kelautan, BUMD Energi dan Migas, serta BUMD Pangan dan Sagu. Dengan manajemen yang baik, badan usaha tersebut berpeluang besar menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Faizul juga mengingatkan pentingnya keterlibatan akademisi dan praktisi ekonomi daerah dalam proses perencanaan dan pembentukan BUMD, agar arah kebijakan dan strategi bisnisnya tepat sasaran.

“Kita berharap BUMD nanti tidak hanya berdiri di atas kertas, tapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Meranti,” pungkasnya.***

Laporan : Dwiki 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index