Rupat, Catatanriau.com – Ikatan Mahasiswa Desa Darul Aman (IMDA) menegaskan sikap keras terhadap PT. Priatama Riau yang hingga kini belum juga menunaikan kewajiban plasma bagi masyarakat. Dalam pernyataannya, IMDA memberi ultimatum bahwa apabila perusahaan tetap tidak mengeluarkan plasma, maka mereka diminta untuk angkat kaki dari Pulau Rupat.
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Desa Darul Aman, Rama Rapiandi, dengan lantang menyatakan bahwa keberadaan perusahaan tidak ada artinya jika hanya mengeruk keuntungan tanpa memberi hak masyarakat. “Kami tegaskan, jika PT. Priatama Riau tidak segera mengeluarkan plasma, silakan hengkang dari Pulau Rupat! Tidak ada ruang bagi perusahaan yang hanya menindas masyarakat dan merampas hak masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, perjuangan ini bukan hanya soal tuntutan ekonomi, tetapi juga menyangkut harga diri masyarakat Rupat. “Kami tidak akan membiarkan tanah kami dijadikan ladang emas bagi perusahaan, sementara masyarakat hanya menjadi penonton. Kalau perusahaan tidak mau jalankan aturan, maka tempat mereka bukan di sini!” tegas Rama.
IMDA memastikan akan berdiri di barisan terdepan bersama masyarakat Desa Darul Aman untuk menuntut hak plasma. Bahkan, mereka tidak menutup kemungkinan menggelar aksi besar-besaran hingga mendesak pemerintah mencabut izin HGU PT. Priatama Riau.
“Plasma adalah kewajiban, bukan pilihan. Kalau Priatama tidak bisa menjalankan kewajiban itu, maka satu-satunya jalan adalah angkat kaki dari Pulau Rupat,” pungkasnya.***
Laporan : Diwanita
#HGU TANPA PLASMA MERUPAKAN PELANGGARAN, KEADILAN UNTUK MASYARAKAT ADALAH HARGA MATI!!!!
