Siak, Catatanriau.com — Babinsa Kampung Rantau Bertuah, Sertu Sugiarto dari Koramil 03/Minas, menghadiri kegiatan Rapat Kerja Tahunan (RKT) tahun 2025 PT. Riau Abadi Lestari Unit Sindotim yang digelar di Gedung Serbaguna Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, pada Rabu (25/6/2025) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Penghulu Kampung Rantau Bertuah Muslim Saragih, Bhabinkamtibmas Aiptu Andre Azmi, Humas PT. Riau Abadi Lestari Anelius Zenrato, tokoh adat setempat Bapak Badi, serta sejumlah masyarakat Kampung Rantau Bertuah.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari penghulu kampung, perwakilan perusahaan, Babinsa, dan tokoh adat, serta dilanjutkan dengan sosialisasi terpadu tahun 2025 oleh Mizan Islami, S.H.
Dalam sambutannya, Sertu Sugiarto menyampaikan pentingnya kerja sama yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat guna menciptakan iklim usaha yang sehat, aman, dan saling menguntungkan.
“Kami dari Koramil 03/Minas selalu siap mendukung setiap kegiatan yang mengarah pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun kami juga menekankan agar perusahaan senantiasa memperhatikan keseimbangan antara kegiatan operasional dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan,” ujar Sertu Sugiarto.
Ia juga mengapresiasi kehadiran tokoh-tokoh masyarakat dalam forum tersebut, karena menurutnya, suara masyarakat adalah fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di wilayah binaan.
“Rapat seperti ini bukan hanya rutinitas tahunan, tapi harus menjadi ruang dialog yang terbuka dan jujur antara perusahaan dan masyarakat. Mari kita jaga komunikasi ini tetap baik demi kebaikan bersama,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan harapan terkait peran perusahaan terhadap lingkungan sekitar dan peluang ekonomi lokal.
Rapat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi multipihak, demi menciptakan suasana yang saling mendukung antara dunia usaha, masyarakat, dan aparatur kewilayahan.***
