Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, R-Tika Bangun Sinergitas dengan Polres Kepulauan Meranti

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:04:45 WIB
Share Tweet Google +

Selatpanjang, Catatanriau.com – Relawan Teman Ibu Kawan Anak Nusantara (R-Tika) Kepulauan Meranti melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Polres Kepulauan Meranti. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.  

Dalam pertemuan tersebut, Ketua R-Tika, Rita Mariana, didampingi oleh Sekretaris Pika Nurain, Aktivis Perempuan sekaligus Ketua BEM AMIK Selatpanjang Eka Yolanda, serta beberapa anggota lainnya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan, S.H., S.I.K., beserta Kanit PPA Polres, Aipda Desi.  

Dalam diskusi yang berlangsung, Rita Mariana menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolres dan jajarannya dalam menangani kasus narkoba serta kekerasan terhadap anak dan perempuan.  

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Bapak Kapolres. Alhamdulillah, kasus narkoba serta pelecehan dan kekerasan terhadap anak dapat ditangani dengan baik. Banyak pelaku telah berhasil ditangkap. Ini pencapaian luar biasa, di mana masyarakat kini lebih terbuka dan tidak lagi ragu untuk melaporkan kasus kekerasan seksual. Kesadaran hukum semakin meningkat, meskipun dari satu sisi, angka kasus yang terungkap bertambah," ujar Rita.  

Kapolres AKBP Kurnia Setyawan menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan dalam pengungkapan kasus tidak lepas dari peran serta masyarakat.  

“Terungkapnya jaringan narkoba beberapa waktu lalu adalah hasil dari kerja sama dengan masyarakat. Memang tidak mudah, tetapi berkat laporan warga, kita bisa melakukan penangkapan. Begitu juga dalam kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan serta anak, keberhasilan ini tidak lepas dari sosialisasi yang terus-menerus kami lakukan di tengah masyarakat," jelasnya.  

Dalam pertemuan ini, Rita Mariana juga menyoroti maraknya anak perempuan di bawah umur yang terlibat dalam praktik prostitusi.  

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pihak kepolisian dan instansi terkait dalam mencegah semakin banyaknya anak perempuan di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi seksual. Ada yang diperjualbelikan, ada pula yang melakukannya atas kemauan sendiri. Kami meminta Polres dan Satpol PP untuk bertindak tegas terhadap tempat hiburan malam yang mempekerjakan anak di bawah umur. Jika ada bukti keterlibatan, harus ada tindakan nyata dan sanksi tegas," tegasnya.  

Anggota R-Tika lainnya turut menyoroti pengaruh buruk lingkungan serta kurangnya bimbingan orang tua dalam penggunaan gawai oleh anak-anak. Mereka menekankan pentingnya sosialisasi, edukasi, serta aksi moral dalam membangun kesadaran masyarakat.  

Menanggapi hal ini, Kapolres AKBP Kurnia Setyawan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.  

“Tugas kepolisian tidak bisa dijalankan sendiri. Kita harus bersama-sama berbagi informasi dan berperan aktif di tengah masyarakat untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan yang merugikan anak dan perempuan," ujarnya.  

Sebagai penutup, pertemuan diakhiri dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan plakat dari R-Tika kepada Kapolres Kepulauan Meranti sebagai simbol kerja sama dan komitmen dalam perlindungan perempuan dan anak.***

Laporan : Dwiki



Tulis KomentarIndex
Berita TerkaitIndex