MENU TUTUP

Pecat!!! Diduga Kasat Pol PP Kab.Kampar Tak Mampu Menjalankan Tugas & Fungsinya

Senin, 05 Oktober 2020 | 20:36:59 WIB Dibaca : 1589 Kali
Pecat!!! Diduga Kasat Pol PP Kab.Kampar Tak Mampu Menjalankan Tugas & Fungsinya


KAMPAR, CATATANRIAU.COM |  Diduga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kast Pol PP) Kabupaten Kampar Tidak Mampu Mengemban Tugas Dan Menjalankan amanahnya sebagai kepala satuan polisi pamongpraja Kabupaten Kampar, Riau. (H.Nurbit, SIP. MH).

 

Salah satu direktur lembaga bantuan hukum di Riau menjelaskan bahwa sebagai mana disebut didalam, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja.

 

 

Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :

 

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).

 

 

Penjelasan Umum PP SatpolPP

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatur bahwa Satpol PP dibentuk untuk menegakkan Perda dan Perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan pelindungan masyarakat. Ketentuan Pasal 256 ayat (71 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2O14 tentang Pemerintahan Daerah dimaksud mengamanatkan pengaturan tebih lanjut mengenai Satpol PP diatur dalam Peraturan Pemerintah." pungkasnya 

 

Saat awak media komfirmasi lewat WhatsApp 5/10/2020. tentang galian C di areal XIII koto Kampar kasat satpol PP (H.Nurbit. SIP. MH ) melalui pesan WhatsApp nya  tidak ada jawaban sama sekali alias tak komen

 

Ditempat terpisah beberapa mahasiswa berinisial ( I.Z), ( B .K). kabupaten Kampar tentang adanya galian c di kecamatan XIII koto kampar. "Terutama jalan lintas Sumatra barat - Riau terjadi debu di sepanjang jalan membuat mata kita perih oleh debu tersebut." Ujarnya. (Ocu Bundo).




Berita Terkait +

Warga Desa Batu Ampar Keluhkan Kegiatan Blasting Tambang Batubara & Minta Pemerintah Turun Tangan Tinjau Kembali Izinnya!

TOT Pencegahan Karhutla Di Desa, Inovasi Sumur AKHLAG Menjadi Kajian Dan Praktek

Holi Soroti Permasalahan Kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Provinsi Riau

Karhutla Di Dayun Siak Capai 131 Ha, 148 Personil Dikerahkan Kapolres Siak Kelokasi

Kelompok Laskar Mandiri Kayu Ara Permai Terima Penghargaan Setia Lestari Bumi Dari Pemprov Riau

PT Patra Niaga Diduga Membangun Tembok Dilingkungan Masyarakat Tanpa Izin

Pemprov Riau Minta Pemkab Kuansing Sikapi Cepat Galian C Bodong yang Digerebek Warga

Antisipasi Karhutla, Kapolsek Minas Tinjau Kanal bloking Di Kampung Rantau Bertuah

Usulan Bank Sampah Dari Camat Minas Diakomudir PT CPI Melalui UNILAK, Berikut Pemaparan Camat Hendra

Selamatkan Daerah Aliran Sungai, H Alfedri Ajak Masyarakat Menanam Pohon

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

HM Harris Siap Maju sebagai Calon Gubernur Riau 2024

2

Bandar Narkoba Ditangkap Polsek Tandun dengan Barang Bukti 31 Gram Sabu

3

Polsek Langgam Tangkap Dua Bandar Narkoba Sabu dan Ganja di Subuh Dini Hari

4

Melalui Pengolahan Limbah Kelapa Sawit, PPK Ormawa HIMAGROTEK UNRI Dorong Pertanian Berkelanjutan dan Eco Green di Kelurahan Sungai Pagar

5

Tolak Tegas LGBT, BEM UNRI Inisiasi Mimbar Bebas di Gedung DPRD Provinsi

6

PSU Di 31 TPS Tambusai Utara, Data Pemilih Yang Mencoblos Hanya 3. 293