MENU TUTUP

Elavasi Air PLTA Koto Panjang Naik ke Level 81 Mdpl, Masyarakat Yang Berada DAS Sungai Kampar Waspada

Selasa, 14 Maret 2023 | 20:26:18 WIB Dibaca : 1130 Kali
Elavasi Air PLTA Koto Panjang Naik ke Level 81 Mdpl, Masyarakat Yang Berada DAS Sungai Kampar Waspada

KAMPAR, CATATANRIAU.COM | Cuaca hujan dengan intensitas yang cukup tinggi telah memberikan peningkatan volume air waduk PLTA Koto panjang di Desa Merangin Kecamatan Kuok, hingga siang ini elevasi atau ketinggian air berada pada posisi 81 Meter Dari Permukaan Laut (Mdpl).

Hal ini setelah tim Pusat Pengendalian dan operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melakukan pengecekan dan Monitoring pada pagi Selasa, 14/03 di PLTA Koto Panjang Desa Merangin Kecamatn Kuok.

Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Yuricho Efril, S.STP saat di hubungi menyampikan agar masyarakat untuk memperoleh info resmi juga dapat melihat informasi yang disampaikan melalui website dan media sosial Pemerintah Kabupaten Kampar maupun media sosial PLTA Koto panjang" Kata Yuricho Efril.

Dikatakan Yuricho Efril Hal ini juga selalu diingatkan oleh Pj Bupati Kampar Dr Kamsol, MM pada beberapa waktu lalu saat melakukan peninjauan banjir di Kampar Kiri dan peninjauan selokan dan drainase di Bangkinang Kota, mengingat curah hujan yang cukup tinggi akan rentan terhadap terjadinya banjir dan longsor.

Dengan hujan yang sering terjadi ini juga akan memberikan dampak terhadap peningkatan volume air di waduk PLTA Koto panjang, sehingga jika telah melampaui elevasi tertentu maka debit keluaran air akan di tambah yang menyebabkan aliran sungai kampar akan lebih deras dengan volume yang lebih tinggi" Kata Yuricho lagi

Sementara itu Kepala Pelaksnaan (Kalaksa) BPBD Kampar Drs Agustar M.Si mengutarakan berdasarkan Monitoring tersebut Pemkab Kampar mengeluarkan himabaun dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar untuk selalu waspada dan hati - hati.

Dikatakan Drs Agustar bahwa kita telah mengeluarkan himbauan kepada masyrakat agar berhati-hati 
mengingat debit air PLTA Koto Panjang yang sudah memasuki level 81 mdpl, begitu juga kepada masyrakat yang berada di DAS sungai yang ada di Kabupaten Kampar.

Dan mengingat dalam beberapa hari kedepan masih berpotensi  tingginya air yang masuk ke PLTA, akibat masih tingginya intens hujan di wilayah sumatera barat yang berpengaruh terhadap debit air plta koto panjang" Kata Agustar

Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat :

1.Menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada terutama para petani kerambah dan masyarakat yang ada di bantaran sungai KAMPAR, terkait masih tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Kampar yang mulai menyebabkan anak sungai dan permukaan sungai kampar kanan, kampar kiri dan tapung mengalami fluktuatif peningakatan debit air permukaan.

2.Menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas wisata air dan lokasi pemandian darat yang berlokasi di pegunungan/perbukitan.

3.menghimbau para orang tua untuk mengawasi anak dibawah umur agar tidak bermain di tepian sungai,kanal dan tepi perbukitan,mengingat sewaktu waktu dapat terjadi potensi bencana.

Dikatakan Agustar bahwa Untuk info resmi PLTA terkait pembukaan pintu spillway belum keluar namun dari hasil pantauan dan koordinasi kami dengan PLTA Koto Panjang ,maka pagi ini kami sebarkan himbauan kepada masyarakat terkait masih tingginya intens hujan di wilayah kampar serta kewasoadaan kenaikam debit air permukaan PLTA Koto Panjang" Tutup Agustar.

Sementara itu melalui akun Instagram (IG) PLTA Koto Panjang menyampikan informasi terkini waduk PLTA Koto Panjang pukul 15.00 Wib, saat ini terpantau elevasi berada pada posisi 81.00
MDPL (elevasi maksimum 85.00 MDPL), dengan inflow waduk terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan dalam kurun waktu seminggu terakhir" Begitu pesan yang Disampikan melalui medsos IG PLTA Koto Panjang.  ( Irwan Ocu Bundo/ Diskominfo Kampar)

 



Berita Terkait +

Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah Bersama Babinsa & MPA Lakukan Patroli Gabungan Karhutla

Gakkum LHK Pusat Diminta Turun ke Gunung Sahilan Kampar, KNPI Riau: Kondisi Hutan Desa Sangat Memprihatinkan!

Banjir Melanda Rohul, Ini Penjelasan Dari Kepala BPBD

DR. Aidil Fitcent: PS Dasar Pertimbangan Untuk Menjelaskan Gugatan Tim LPPHI Bahwa Memang Ada Limbah di Wilayah Blok Rokan

Titik Hotspot Terpantau Lagi di Minas, Pengecekan Dilakukan Polsek Minas Dengan Hasil Nihil

Antisipasi banjir Kodim 0314/Inhil Laksanakan Kerja Bakti Dan Gotong Royong

Terbaik, Di Riau Hanya Siak yang Dapat Penghargaan Kota Sehat

Pencemaran Lingkungan Oleh PT SKA Mengundang Kemarahan Warga

Komisi I DPRD Siak Beserta Pemcam Minas Sidak Galian C Bodong Milik Sub Kontraktor PT CPI

Diduga Gunakan Data Palsu Dan Masuk Kawasan, CV Parna Jaya Bebas Lakukan Penambangan Liar di Inhu

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Kontroversi Survei Pilbup Rohul 2024: Salah Satu Calon Tidak Dicantumkan

2

Pemuda Desa Genduang Tuntut Transparansi PT Sari Lembah Subur dalam CSR dan Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal

3

Konflik Masyarakat Dengan PT RPI Trus Berlanjut, Berikut Ini Bunyi MOU Kedua Belah Pihak Tahun 2017 Lalu

4

Bupati Bengkalis, Siak dan Pelalawan Raih Penghargaan JMSI Riau Award 2024

5

Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Inhu Taja Jalan Santai dan Fun Bike

6

Kapolsek LBJ Bekuk 2 Pengedar Sabu, Ini Jumlah Barang Buktinya