MENU TUTUP

Warga Desa Batu Ampar Keluhkan Kegiatan Blasting Tambang Batubara & Minta Pemerintah Turun Tangan Tinjau Kembali Izinnya!

Sabtu, 18 November 2023 | 12:55:24 WIB Dibaca : 2494 Kali
Warga Desa Batu Ampar Keluhkan Kegiatan Blasting Tambang Batubara & Minta Pemerintah Turun Tangan Tinjau Kembali Izinnya!

Inhil, Catatanriau.com | Warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, meminta pemerintah agar melakukan peninjauan kembali perizinan terhadap aktifitas perusahaan batubara di Desa mereka. 

Hal ini dikarenakan kegiatan yang telah dilakukan perusahaan ini, telah berdampak pada keamanan dan kerusakan lingkungan tempat tinggal mereka. 

Kerusakan lingkungan ini diduga dikarenakan kegiatan blasting oleh perusahaan sehingga mengakibatkan beberapa keretakan pada perumahan warga sekitar. 

Salah satu warga Desa Batu Ampar yang tidak mau disebutkan namanya, berharap pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, agar segera menindak lanjuti keluhannya dan warga lainnya. "Jangan menambah kesusahan warga lagi," cetusnya Kamis (16/11/2023) kemarin.

Ia juga mempertanyakan kontrol pemerintah atas aktifitas perusahaan batubara ini. Sehingga mereka bisa-bisanya semena-mena (Tak Perduli Lingkungan) terhadap warga tempatan. 

"Seharusnya pihak perusahaan melakukan kajian dalam penerapan metode peledakan dalam proses pemberaian batuan, yang berdasarkan hasil survei fisik pemukiman. Mengacu pada SNI 7571: 2010 tentang standar baku mutu terhadap tingkat getaran peledakan pada kegiatan tambang." Papar warga itu.

Selain itu kata dia, apabila mengacu pada KEPMEN No.1827/K/30/MEM/2018, Hal 79 sub point 9 tentang pengupasan tanah penutup, mempersyaratkan adanya kajian teknis jika kegiatan peledakan dilakukan pada jarak kurang dari 500 meter dari manusia.

"Jadi diduga perusahaan batubara ini, abaikan aturan. Dan semestinya pemerintah segera turun tangan selesaikan keluhan kami ini," pintanya. 

Sebelumnya, warga Desa Batu Ampar sudah melewati proses mediasi yang disaksikan oleh Camat, Polsek, Danramil, Ketua Lam Riau Kemuning, akan tapi kata dia perusahaan ingkar akan kesepakatan mediasi, agar tidak melakukan kegiatan serupa. 

"Mereka diam-diam melakukan blasting pada tanggal (9/11) kemarin. Maka dari itu kami tak mau kecolongan lagi, tadi hari ini kami ketambang melihat area yang akan diledakkan kemarin. Sayangnya tak jadi mereka ledakkan. Setiap ada info menyebar bahwa mereka akan melakukan peledakan, warga (Mak-mak) turun semua," tutupnya.

Untuk diketahui  menurut warga kegiatan blasting ini sudah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya hingga hari ini. 

Hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan batubara belum bisa kita konfirmasi terkait permasalahan ini.(rls/red).

Editor : Idris Harahap 


 



Berita Terkait +

Komisi II DPRD Bengkalis Bersama DLH & Pemerintah Kecamatan Mandau Sidak PT.PCR Sebanga

Bukan favorit, Monaco tak akan minder lawan Juventus

Izin Belum Lengkap, ESDM Riau Minta CV ABA di Inhu Hentikan Aktifitas Tambang Yang Masih Ilegal

Antisipasi banjir Kodim 0314/Inhil Laksanakan Kerja Bakti Dan Gotong Royong

Air Sungai Kerumutan Menghitam dan Bau Diduga Limbah PKS PT Serikat Putra Meluap

Kondisi Sampah di Jalan Batang Tuaka Menutupi Selokan Air Dan Menimbulkan Bauk Tak Sedap

Banjir Melanda Rohul, Ini Penjelasan Dari Kepala BPBD

Delapan Kecamatan di Siak Terdampak Banjir Wabup Husni Minta Laporan Camat dan Penghulu Melalui Virtual

Jelang Ramadhan PAC PP Bangkinang Kota, GPSM, Satpol PP Basmi Pekat di Kota Serambi Mekkah

Hari Ini Titik Panas Di Riau Meningkat Tajam, Sebanyak 65 Hotspot Terdeteksi

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

HM Harris Siap Maju sebagai Calon Gubernur Riau 2024

2

Bandar Narkoba Ditangkap Polsek Tandun dengan Barang Bukti 31 Gram Sabu

3

Polsek Langgam Tangkap Dua Bandar Narkoba Sabu dan Ganja di Subuh Dini Hari

4

Melalui Pengolahan Limbah Kelapa Sawit, PPK Ormawa HIMAGROTEK UNRI Dorong Pertanian Berkelanjutan dan Eco Green di Kelurahan Sungai Pagar

5

Tolak Tegas LGBT, BEM UNRI Inisiasi Mimbar Bebas di Gedung DPRD Provinsi

6

PSU Di 31 TPS Tambusai Utara, Data Pemilih Yang Mencoblos Hanya 3. 293