MENU TUTUP

DL Dan Rekannya Ditangkap Anggota Kopertim Saat Panen Di Lokasi Perkebunan

Rabu, 15 Februari 2023 | 22:51:13 WIB Dibaca : 1394 Kali
DL Dan Rekannya Ditangkap Anggota Kopertim Saat Panen Di Lokasi Perkebunan

ROHUL, CATATANRIAU.COM | Dari hasil Rapat Badan Pengurus (RBP) Koperasi Tambusai Timur (Kopertim) untuk sementara sebelum di laksanakan nya Rapat Anggota Tahunan (RAT) maka jabatan Ketua Kopertim di percayakan kepada Paisal Siregar, SH menggantikan Ketua yang lama berinisial DL untuk mengurus perkebunan milik Kopertim.

Dari hasil musyawarah itu juga di buat kesepakatan bahwasanya DL untuk sementara tidak lagi ikut dalam kepengurusan Kopertim, karena merasa tidak terima DL beserta lima orang rekannya masuk ke lokasi perkebunan milik Kopertim untuk mengambil buah tanpa ada izin dari pengurus dan anggota lainnya.

Mendapat informasi tersebut akhirnya Paisal Siregar SH beserta beberapa anggota lainnya turun langsung ke lokasi perkebunan Kopertim untuk membuktikan kebenaran dari informasi yang di terimanya.

"Benar saat kami tiba di lokasi kami mendapati mereka saat melangsir buah dan ternyata mereka memanen pada malam hari," katanya saat di wawancarai oleh awak media ini. Selasa (15/02/2023) sekitar pukul 21.00 Wib.

Atas kejadian tersebut membuat beberapa anggota Kopertim yang ikut turun ke lokasi tidak terima atas perbuatan DL bersama rakan-rekannya karena sesuai hasil musyawarah DL tidak ada hak lagi untuk ikut mengurus Kopertim.

"Ini sudah jelas merugikan masyarakat, mengambil buah tanpa di ketahui oleh masyarakat, apa lagi tiga bulan terkahir ini anggota Kopertim tidak di beri bagian dari hasil kebun," ujar Paisal.

Pada saat itu juga anggota dan masyarakat yang ikut turun ke lokasi membawa DL dan rekannya ke Polsek Tambusai untuk mencari jalan penyelesaian permasalahan ini.

"Kejadian seperti ini sudah termasuk tindak pidana pencurian karena atas perbuatan mereka banyak masyarakat dirugikan, makanya untuk menghindari amarah anggota kami titipkan mereka di Polsek Tambusai," jelas Paisal.

Sementara itu salah satu yang juga pengurus Kopertim yang bernama Sukrial Halomoan Nasution mengatakan utamakan lah kepentingan orang banyak dari pada kepentingan pribadi.

"Kami berharap dengan kejadian seperti hari ini jangan terulang lagi untuk ke depannya apa lagi kebun Kopertim itu bukan milik pribadi tapi milik masyarakat, hak masyarakat itu kasih kan ke masyarakat," katanya.

Dari pantauan awak media ini yang turun ke lokasi perkebunan Paisal Siregar SH,
Roganda Hasibuan, Lukmanul Hakim, Marasundut, Sukrial Halomoan Nasution bersama puluhan anggota Kopertim lainnya.***

Laporan : E.S.Nasution

Editor : Idris Harahap 



Berita Terkait +

Tim Gabungan Polres Bengkalis Amankan Dua Pria Diduga Pengedar Shabu

Pria Bejat Ini Dicokok Polsek Minas Lantaran Cabuli Berulangkali Anak Yang Masih Duduk di SD

Kasus Tunjangan Rumah Dinas Naik Ke Penyidikan, Siapa Yang Jadi Tersangka?

Kapolres Bengkalis Gelar Press Release Penangkapan 4 Orang Diduga Sindikat Pencurian Besi Chevron

Ketua KNPI Riau Sorot Penyidik Ditreskrimsus, Larshen Yunus: Plt Bupati Kuansing Segera Kami Laporkan!

3 Rekan Pengedar Sabu Yang Tewas Turut Diamankan Polisi

Polres Siak Kembali Amankan Seorang Pria Pengedar Narkotika Jenis Shabu di Pusako

Polres Rohul Lakukan Penahanan Dua Tersangka Korupsi & Penyalahgunaan Wewenang

Hakim Memutus Perkara Hanya Satu Alat Bukti, Yaitu Bukti Surat Yang Diajukan Termohon

Kejati Riau  Tahap II  Tindak Pidana Perpajakan Tersangka AH

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Heboh! Perpisahan Sekolah SMA Sederajat Yang Wah, Hulubalang LAMR Pekanbaru Minta Seluruh Kepsek Patuhi Aturan Disdik Riau 

2

Komentari Postingan Instagram Disdik Riau, Netizen Keluhkan Sistem Permohonan Pindah Tugas Yang Sulit Bagi Guru PNS Sementara Guru P3K Mudah

3

Menjelajah Dunia Migas di Dumai Expo 2024: Edukasi dan Kontribusi untuk Masa Depan

4

Pelaku Pencabul Bocah Hingga Hamil dan Melahirkan Ditangkap Polsek Siak Hulu

5

Lagi, Satnarkoba Polres Kampar Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Kualu

6

SMPN 3 Batang Gansal Diduga Tidak Transparan Dalam Penggunaan Dana Bos, Dan Kutip Uang Perpisahan Rp 450.000,-, Kepsek Sebut Sudah Jadi Tradisi!