Hendak Curi Kabel, Pria Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Lubuk Ogong, Polisi Buru Temannya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39:10 WIB
Diduga Tersengat Listrik Saat Potong Kabel, Pria Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Lubuk Ogong, Kamis 27 Agustus 2026

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:– Warga Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di areal perkebunan sawit pada Kamis (27/8/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak setelah diduga mengalami insiden saat berada di sekitar tiang listrik.

Korban diketahui bernama M. Yusuf Alfandi Nababan (53), warga Jalan Pattimura, Kecamatan Cinta Raja, Kota Pekanbaru. Informasi mengenai keberadaan jasad tersebut pertama kali diterima pihak Desa Lubuk Ogong sekitar pukul 14.00 WIB sebelum diteruskan kepada Polsek Bandar Sei Kijang untuk dilakukan pemeriksaan di lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Bandar Sei Kijang bersama Tim Opsnal Polres Pelalawan dan piket Reskrim Polres Pelalawan langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Tim yang dipimpin Kanit 1 Pidum Satreskrim Polres Pelalawan Ipda Erwin Naibaho, S.H., melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab kematian korban.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., melalui Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan korban mengalami sengatan arus listrik di sekitar sambungan kabel.

Informasi dari istri korban, Syara Tipondu, menyebutkan korban sebelumnya berangkat dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci pada Selasa (25/8/2026) menggunakan kendaraan Wuling berwarna hitam untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara COD di Masjid Raya Pangkalan Kerinci. Sehari kemudian, korban disebut bertemu dengan seorang teman yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Pada Rabu (26/8/2026) malam, korban bersama istrinya sempat mengantarkan anak mereka ke IGD RS Amelia Medika karena sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, korban bersama temannya kemudian diantar oleh istrinya menuju Jalan Desa Lubuk Ogong. Berdasarkan keterangan saksi, keduanya diduga hendak melakukan pencurian kabel, sementara sang istri kemudian meninggalkan mereka dan kembali ke kawasan Masjid Raya Pangkalan Kerinci.

Keesokan harinya, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, saksi mencari korban di sekitar lokasi tempat keduanya diantar. Sekitar pukul 11.00 WIB, saat melintas di Jalan Desa Lubuk Ogong, saksi melihat seorang laki-laki tergeletak di areal kebun warga. Setelah didekati, saksi memastikan pria tersebut merupakan suaminya yang sudah tidak bergerak, kemudian meminta bantuan masyarakat.

Dalam pemeriksaan di TKP, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas korban, di antaranya potongan kabel, gunting atau alat pemotong, serta tali yang masih tergantung pada tiang listrik dan diduga digunakan untuk memanjat.

Pada tubuh korban juga ditemukan luka bakar kehitaman di bagian ketiak dan lengan, sementara telapak kaki serta celana korban terdapat noda karat yang disebut memiliki kemiripan dengan bagian tiang listrik di lokasi. Polisi turut menemukan sebuah bong yang diduga merupakan alat untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu sekitar tiga meter dari posisi korban.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter menunjukkan terdapat luka bakar kehitaman pada ketiak tangan kanan, patah tulang selangka di bahu kiri, serta luka robek terbuka pada bagian atas kepala. Telinga kiri dan hidung korban juga mengeluarkan cairan berwarna merah yang telah membeku.

Dokter menyatakan penyebab kematian secara pasti masih belum dapat ditentukan dan terdapat kemungkinan korban meninggal akibat benturan benda tumpul yang menyebabkan pendarahan hebat. Polisi selanjutnya membawa korban ke RSUD Selasih untuk pemeriksaan lebih lanjut serta masih memburu teman korban yang diduga berada bersamanya saat kejadian guna mengungkap secara terang penyebab kematian dan rangkaian peristiwa tersebut.****

Terkini