Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Siak, Tim Gabungan Masih Lanjutkan Pencarian Hingga Siang Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:35:13 WIB

SIAK, CATATANRIAU.COM – Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026) sore saat mandi bersama dua rekannya. Hingga Kamis (6/8/2026) siang, korban masih belum ditemukan dan tim gabungan terus melakukan upaya pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, korban sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya diduga terseret arus Sungai Siak yang cukup deras.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 15.30 WIB dari Kaur Pos Damkar Siak, Indra Asmoro.

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu tiga anak mandi di sungai. Salah seorang sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya diduga terseret arus dan tenggelam," ujar Novendra.

Begitu menerima laporan, BPBD Siak langsung mengerahkan personel beserta satu unit speed boat menuju lokasi kejadian. Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sepanjang tepian dan aliran Sungai Siak menggunakan perahu karet, speed boat, serta sampan milik warga.

Operasi pencarian melibatkan BPBD Siak, Basarnas, TNI AL, Satpolairud, Polsek Siak, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian. Di lokasi juga hadir Kepala Pelaksana BPBD Siak Novendra Kasmara, Camat Siak Arie Darmawan, Kapolsek Siak Kompol Purba, serta perwakilan Basarnas Riau, Ridho, yang memimpin koordinasi operasi pencarian.

Pada Rabu malam, dua penyelam tradisional turut diterjunkan untuk menyisir dasar sungai di sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Namun, karena kondisi gelap, operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 21.45 WIB dan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi.

"Alhamdulillah malam ini kita juga sudah dibantu dengan kedatangan Basarnas Provinsi Riau. Besok pagi kita akan kembali melakukan pencarian bersama-sama," kata Novendra.

Hingga Kamis siang, tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Siak dan area di sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Petugas berharap korban segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga.

Novendra juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Siak, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melarang mereka mandi di sungai.

Menurutnya, meskipun debit air Sungai Siak sedang surut, arus bawah sungai masih sangat deras dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak.***

Terkini