Kebakaran Hanguskan Toko Bangunan Perdana Besi di Pekanbaru, Dua Warga Alami Luka Bakar Ringan

Senin, 27 Juli 2026 | 14:02:55 WIB
Istimewa

Pekanbaru, Catatanriau.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) tiga lantai yang digunakan sebagai Toko Bangunan Perdana Besi di Jalan Jendral Nomor 8 J, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Senin (27/7/2026). Kobaran api menghanguskan lantai satu dan dua bangunan, sementara kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan laporan kebakaran diterima dari masyarakat dan petugas langsung bergerak menuju lokasi hanya dua menit setelah informasi diterima.

"Laporan kami terima dan armada langsung bergerak dua menit kemudian. Petugas tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman, melokalisir api agar tidak merambat, serta melakukan proses pendinginan," ujar Zarman.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan rescue dari Pos 13, Pos 13.01, dan Pos 13.06 dikerahkan untuk menjinakkan api. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dicegah agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

"Dua ruko di sebelah kiri dan kanan lokasi berhasil kami selamatkan sehingga api tidak merembet ke bangunan lainnya," jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua warga bernama Indra dan Eni mengalami luka bakar ringan dalam insiden tersebut dan telah mendapatkan penanganan.

Zarman menambahkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Sementara itu, proses pemadaman dan pendinginan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 12.05 WIB.

Selain menghanguskan bangunan beserta barang dagangan di dalamnya, kebakaran juga mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran turut mengalami kerusakan peralatan saat operasi berlangsung, yakni satu unit kapak milik armada MPK 026 patah dan satu selang berukuran 1,5 inci mengalami kerusakan.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap total kerugian akibat kebakaran, sementara penyelidikan untuk memastikan penyebab munculnya api terus dilakukan oleh pihak berwenang.***

Terkini