Tragedi Berdarah di Bukit Cahaya Dumai, Seorang Ibu Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan

Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32:53 WIB
sesosok wanita muda terkapar tak bernyawa dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Dumai, Catatanriau.com – Keheningan malam di Jalan Rabkan, Bukit Cahaya, Kota Dumai, mendadak pecah oleh penemuan yang mengerikan pada Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Di balik kegelapan jalan menuju arah pemancar, sebuah pemandangan yang menyayat hati tersaji: sesosok wanita muda terkapar tak bernyawa dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Korban ditemukan dalam posisi terlungkup di luar sebuah pondok, mengenakan pakaian bernuansa merah muda dan rok hijau.

Kondisi jenazah benar-benar di luar nalar manusia. Luka bacokan yang brutal menghujani tubuhnya, hingga menyebabkan bagian kepala mengalami kerusakan parah.

Tak hanya itu, kengerian di lokasi kejadian semakin menjadi-jadi dengan ditemukannya jari korban yang terputus serta helai rambut yang terpotong secara paksa, berserakan di sekitar tubuh yang darahnya telah mengering.

Keberadaan kelambu di dalam pondok tersebut menguatkan dugaan bahwa lokasi terpencil itu kemungkinan besar dijadikan tempat tinggal oleh korban.

Di tengah TKP yang mencekam, petugas menemukan dokumen penting yang diduga kuat sebagai identitas korban. Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan, korban bernama Nursafika (30), seorang warga yang berdomisili di Jalan M. Yusuf, Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai. Kartu Keluarga yang turut ditemukan di lokasi mencantumkan nama suaminya, Susanto, serta dua orang anak.

Pihak kepolisian tidak hanya menemukan jenazah korban. Sejumlah barang bukti yang diduga menjadi alat dalam aksi keji ini pun diamankan, meliputi sebilah parang panjang dan sebuah pisau cutter.

Seorang warga yang sempat menyaksikan olah TKP oleh tim Inafis Polres Dumai mengungkapkan keresahannya, "Sepertinya pembunuhan di Jalan Bukit Cahaya tembus Bukit Timah. Baru saja terjadi. Lokasinya kira-kira di jalan arah Kilo 3 yang mau ke pemancar." Ujarnya.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke RSUD Dumai untuk kepentingan penyelidikan lebih mendalam. Hingga berita ini diturunkan, teka-teki mengenai siapa pelaku dan apa motif di balik pembunuhan sadis ini masih tertutup rapat, menunggu jawaban dari pihak kepolisian.***

Terkini