Rohul, Catatanriau.com — Sebuah mobil jenis Toyota Kijang Innova dilaporkan terjun ke Sungai Tapung di wilayah Jalan Poros PTPN IV Regional 3, arah menuju PKS Sei Tapung, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Minggu siang (24/5/2026).
Peristiwa tersebut disebut terjadi saat seorang perempuan yang sedang belajar mengemudikan mobil diduga panik ketika melintasi area jembatan. Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali, menabrak pembatas jembatan lama, lalu masuk ke sungai.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali ramai beredar melalui media sosial Facebook melalui unggahan saksi mata bernama Estina Simanjuntak, yang turut mendokumentasikan kondisi pascakejadian melalui siaran langsung di akun media sosial pribadinya.
Dalam keterangannya, Estina menyebut mobil itu sebelumnya berada tepat di depan kendaraan yang ditumpanginya saat dirinya bersama rombongan sedang dalam perjalanan menuju gereja.
“Mobil itu tadi pas di depan kami. Kami mau ke gereja. Ibu itu sedang belajar bawa mobil. Dipikirnya rem, rupanya yang terpijak gas. Pas hendak melintasi jembatan, mobil hilang kendali dan terjun ke sungai,” tulis Estina dalam unggahannya.
Ia juga menggambarkan kepanikan yang dirasakannya sesaat setelah menyaksikan langsung insiden tersebut.
“Ngeri jadi ikut saya syok. Kaki saya gemetar, jantung berdetak kencang,” tulisnya lagi.
Menurut pengakuan saksi, perempuan yang mengemudikan mobil tersebut diketahui masih dalam tahap belajar mengemudi. Saat kejadian, ia disebut tidak sendirian dan didampingi seorang anak laki-laki di dalam kendaraan. Informasi lain yang beredar menyebut terdapat tiga orang di dalam mobil saat insiden berlangsung.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Seluruh penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Namun, saksi menyebut pengemudi sempat mengalami syok berat usai kejadian dan diduga pingsan setelah berhasil keluar dari kendaraan.
“Syukur mereka bertiga selamat. Kami saksikan mobil itu terjun. Merinding, jadi ikut trauma. Ibu yang belajar mobil itu mungkin kaget, sempat pingsan pascakejadian,” tulis Estina.
Sementara itu, informasi tambahan yang beredar di lokasi menyebut kendaraan tersebut melaju di ruas jalan menuju PKS Sei Tapung. Saat melewati tikungan di dekat jembatan, pengemudi diduga gugup lalu membanting setir hingga kendaraan menabrak pembatas jembatan lama sebelum akhirnya tercebur ke sungai.
Korban kemudian disebut telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Nomor polisi kendaraan belum dapat dipastikan. Menurut saksi, pelat kendaraan tidak terlihat jelas setelah kejadian.
Hingga Minggu siang, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun proses evakuasi kendaraan dari sungai tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna media sosial setelah video siaran langsung serta dokumentasi pascakejadian tersebar luas di Facebook. Warga yang berada di lokasi juga tampak berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi.
Kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tetap berhati-hati saat belajar mengemudi, terutama ketika melintasi jalan sempit, tikungan tajam, maupun area jembatan yang memiliki risiko tinggi.***