Siak, Catatanriau.com – Menanggapi aksi pemblokiran jalan lintas Minas–Perawang yang berlangsung sejak Senin kemarin (13/04/2026), Anggota Komisi IV DPRD Riau, Muhtarom, akhirnya angkat bicara. Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun Facebook resminya dan dikutip Catatanriau.com, Rabu (15/04/2026).
Dalam pernyataannya, Muhtarom menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Minas yang dinilai peduli terhadap kondisi jalan rusak di wilayah tersebut. Ia juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat merupakan hal yang wajar dalam menuntut perbaikan infrastruktur.
“Demo yang dilakukan masyarakat dengan memblokir jalan saya pikir adalah hak untuk menagih perbaikan. Kami memahami kondisi tersebut,” ujarnya.
Muhtarom memastikan bahwa perbaikan jalan Minas–Perawang sebenarnya telah masuk dalam anggaran tahun 2026 dan saat ini tengah dalam proses tahapan pelaksanaan. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait perkembangan proyek tersebut.
Menurutnya, proses pengerjaan jalan memang membutuhkan waktu, terutama karena harus melalui tahapan administrasi seperti lelang proyek yang tidak bisa dilakukan secara instan. Meski demikian, pihaknya telah meminta agar proses tersebut dipercepat mengingat kondisi jalan yang dinilai sudah cukup parah.
“Saya sudah menekankan kepada dinas agar tahapan ini dipercepat. Karena saya sendiri sudah melihat dan merasakan langsung kondisi jalan yang memang rusak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhtarom menegaskan bahwa DPRD Riau akan terus mengawal proses perbaikan agar segera direalisasikan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia juga menyebut bahwa koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar menunggu proses yang sedang berjalan. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan melalui aksi tersebut telah didengar oleh pemerintah dan menjadi perhatian serius.
“Kami di DPRD bersama pemerintah akan terus mengawal. Saya berharap masyarakat bisa sedikit bersabar karena tahapan ini sedang berjalan,” tambahnya.
Muhtarom juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung di lokasi aksi, lantaran tengah mengikuti pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang memiliki batas waktu penyelesaian.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPRD Riau untuk terus mengawasi dan mendorong percepatan perbaikan jalan Minas–Perawang, serta mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur di daerahnya.
Pernyataan ini menjadi respons pertama dari pihak legislatif di tengah meningkatnya tekanan masyarakat yang sebelumnya mengancam akan memperluas aksi jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah.