Bengkalis, Catatanriau.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Pakning–Dumai, tepatnya di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa (31/3/2026) dini hari.
Insiden tersebut melibatkan mobil dinas milik Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pengaribuan, dengan sebuah mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi Innova yang mengantuk saat berkendara. Kendaraan itu disebut tiba-tiba keluar jalur dan masuk ke arah berlawanan, lalu menghantam mobil dinas yang melaju dari arah Dumai.
Seorang warga yang berada di lokasi kejadian menyebutkan, mobil Innova melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah Bukit Batu atau Sei Pakning sebelum akhirnya kehilangan kendali.
“Mobil Innova tiba-tiba oleng ke kanan dan langsung masuk ke jalur berlawanan, lalu menabrak mobil dinas,” ungkapnya.
Keterangan serupa juga disampaikan oleh Hendrik Firnanda. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya tengah dalam perjalanan menuju Kota Duri melalui Dumai.
“Tiba-tiba mobil dari arah berlawanan keluar jalur dan menghantam bagian belakang mobil kami. Tidak bisa dihindari, kendaraan kami sampai terbalik dan masuk ke parit,” jelasnya.
Sopir mobil dinas, Fito, mengaku telah berupaya menghindari tabrakan dengan menepi ke sisi jalan. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindarkan.
“Kami sudah mencoba menghindar, tapi mobil Innova sudah masuk ke jalur kami. Akibatnya, mobil kami tertabrak hingga terbalik,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Hendrik mengalami luka cukup serius. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Tenggayun sebelum akhirnya dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sementara itu, tiga penumpang mobil Innova dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Adapun sopir mobil dinas dalam kondisi selamat.
Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian melalui Satlantas Polres Bengkalis telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim Satlantas sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Polisi juga masih memeriksa sejumlah pihak yang terlibat guna mendalami kronologi kejadian secara menyeluruh.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi akibat mengantuk saat berkendara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima guna menghindari kejadian serupa.***