Tembilahan, Catatanriau.com – Peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Gunung Daek, Lorong Sulaiman, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat malam (30/1/26) sekitar pukul 19.00 WIB.
Insiden tersebut menghanguskan satu bangunan usaha permainan milik Kafe Talk serta satu unit rumah warga yang saat itu dalam kondisi renovasi.
Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk itu sempat menimbulkan kepanikan warga. Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba dengan cepat membesar dan melahap bangunan di sekitarnya.
Lokasi kejadian yang berada di jalur padat kendaraan dan menjadi akses penghubung antar lorong/gang membuat situasi semakin ramai dan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Api yang berkobar cepat diduga dipicu oleh kondisi bangunan yang saling berdekatan sehingga mempercepat perambatan api.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera turun ke lokasi, dibantu personel TNI, PSMTI, serta masyarakat sekitar. Beberapa unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Namun proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala serius akibat keterbatasan pasokan air di sekitar lokasi kejadian, sehingga upaya pemadaman sempat terhambat dan membutuhkan waktu lebih lama.
“Sulitnya air membuat pemadaman agak terhambat, tapi petugas tetap berupaya maksimal agar api tidak merembet ke bangunan warga lainnya,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan pada bangunan kafe dan rumah warga tergolong parah. Kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan instalasi listrik dan sumber api lainnya dalam kondisi aman.***
Laporan : Supriadi