Inhil, Catatanriau.com – Kepolisian Resor Indragiri Hilir (Polres Inhil) memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah perempuan bernama Asmah Laili alias Semah (50) yang sebelumnya ditemukan mengapung di perairan Sungai Parit Burung, Desa Lahang Tengah, Kecamatan Gaung, Jumat pagi (26/12/2025).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, SH, SIK, berdasarkan laporan resmi hasil penanganan dan pemeriksaan awal oleh jajaran Polsek Gaung serta pihak medis Puskesmas Kuala Lahang.
“Berdasarkan hasil visum et repertum dari pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi perbuatan pidana pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam,” ujar AKBP Farouk Oktora kepada Catatanriau.com, Jumat sore (26/12/2025).
Kapolres menjelaskan, korban diketahui sebelumnya dalam kondisi sakit dan sempat menjalani perawatan di rumah dengan pemasangan infus akibat tekanan darah tinggi dan asam urat. Pada Rabu malam (24/12/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, korban diduga pergi meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
“Korban keluar rumah saat suaminya sedang tertidur dan anaknya tidak berada di rumah. Kondisi korban saat itu sedang sakit, sehingga sangat dimungkinkan korban terjatuh atau tergelincir di sekitar sungai,” jelasnya.
Kronologi penemuan bermula saat seorang warga bernama Agus Apriyanto melihat sepasang kaki manusia muncul di permukaan air Sungai Parit Burung saat pulang dari kebun menggunakan perahu. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Gaung bersama tenaga medis Puskesmas Kuala Lahang yang tiba di lokasi selanjutnya mengevakuasi jenazah dan membawanya ke rumah duka di Desa Lahang Hulu untuk dilakukan pemeriksaan medis.
AKBP Farouk Oktora menambahkan, pihak keluarga telah menolak dilakukan otopsi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
“Keluarga korban secara resmi menolak otopsi dan telah membuat surat pernyataan. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.
Sebagai langkah pencegahan, Kapolres Inhil mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih dalam kondisi cuaca dan kesehatan yang tidak mendukung.
“Kami mengimbau warga untuk tidak beraktivitas sendirian di tepi sungai, khususnya pada malam hari atau saat kondisi tubuh sedang tidak sehat, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutup AKBP Farouk Oktora.
Dengan keterangan resmi ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni musibah dan tidak mengandung unsur tindak pidana.***