Hasil Uji Lab Kasus Dugaan Keracunan MBG di Tembilahan: Ditemukan E. coli, Anak-Anak Sudah Pulih

Senin, 25 Agustus 2025 | 12:22:04 WIB

Inhil, Catatanriau.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi merilis hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan keracunan pangan pada anak sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tembilahan. Rilis disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Inhil, Rahmi Indrasuri, di Aula Dinas Kesehatan, Senin (25/8/2025).

Berdasarkan uji mikrobiologi yang dilakukan Balai Kekarantinaan Kesehatan bersama Laboratorium Daerah, ditemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) pada sampel mie, sayuran, dan orak-arik telur. Meski demikian, uji kimia pangan terhadap mie kuning dengan parameter boraks, metanil yellow, dan formalin menunjukkan hasil negatif.

Sementara itu, sampel muntahan pasien hanya mengandung bakteri koliform dan tidak ditemukan jenis bakteri berbahaya yang berpotensi menimbulkan dampak serius.

Rahmi Indrasuri menegaskan bahwa keberadaan E. coli bukanlah hal asing dalam pangan maupun air. “E. coli sering ditemukan pada makanan dan air, jadi tidak serta-merta menunjukkan adanya bahan berbahaya,” jelasnya. Ia juga memastikan seluruh siswa yang sempat dirawat kini telah pulih dan kembali ke rumah.

Ketua Yayasan Kawah Insan Cendikia, Guntur, menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh. “Biaya pengobatan dan perawatan seluruh siswa terdampak sudah kami tanggung hingga sembuh,” ujarnya.

Dinas Kesehatan menambahkan bahwa kasus ini murni persoalan teknis dan tidak ada kaitan dengan persaingan bisnis. Program MBG tetap dilanjutkan dengan evaluasi ketat agar lebih baik di masa mendatang.

Acara rilis ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Inhil, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSUD Puri Husada, serta awak media.***

Terkini