Di Tengah Peringatan Hari Jadi Minas Ke-31, Tim Mabes TNI Sampaikan Edukasi Pencegahan Karhutla

Di Tengah Peringatan Hari Jadi Minas Ke-31, Tim Mabes TNI Sampaikan Edukasi Pencegahan Karhutla

Siak, Catatanriau.com — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Di sela rangkaian Tahniah Hari Jadi ke-31 Kecamatan Minas, Tim Karhutla Mabes TNI memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Lapangan Bola Kampung Minas Barat, Sabtu (5/9/2026).

Penyuluhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Karhutla Mabes TNI, Laksma TNI Priyambodo, dan didampingi Danramil 03/Minas Kapten Arh Aguswanto.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif TNI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, terutama di tengah kondisi wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.

Dalam penyuluhannya, Tim Karhutla Mabes TNI memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan sejak dini. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api di wilayahnya.

Ketua Tim Karhutla Mabes TNI, Laksma TNI Priyambodo, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam mencegah munculnya api sejak awal. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegas Priyambodo.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu api membesar ketika menemukan adanya indikasi kebakaran. Langkah cepat melalui pelaporan kepada aparat maupun unsur pemadam dinilai penting untuk mencegah api meluas.

“Kalau melihat asap atau api, jangan menunggu sampai membesar. Segera lakukan temu cepat dan lapor cepat kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar maupun unsur terkait lainnya,” ujarnya.

Menurut Priyambodo, penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pencegahan. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting karena warga merupakan pihak yang berada paling dekat dengan wilayah rawan kebakaran.

Ia juga mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan, memperhatikan ketersediaan sumber air serta mendukung kegiatan patroli dan pengawasan di tingkat desa.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga lingkungan. TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat harus bersinergi. Kalau semua bergerak bersama, potensi Karhutla dapat kita cegah sejak dini,” katanya.

Materi penyuluhan tersebut sejalan dengan pola edukasi Karhutla yang dilakukan Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI di sejumlah wilayah. Dalam kegiatan serupa, TNI menekankan penghentian praktik pembakaran lahan, kewaspadaan terhadap sumber api, deteksi dini, pelaporan cepat serta keterlibatan masyarakat dalam pencegahan Karhutla.

Sementara itu, Danramil 03/Minas Kapten Arh Aguswanto turut mendampingi Tim Karhutla Mabes TNI selama kegiatan penyuluhan berlangsung. Kehadiran Danramil menjadi bagian dari dukungan satuan kewilayahan dalam membantu pelaksanaan edukasi dan penguatan pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Minas.

Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung bersamaan dengan rangkaian Tahniah Hari Jadi ke-31 Kecamatan Minas yang turut dihadiri perwakilan Bupati Siak, Camat Minas Nurfa Octolita, S.E., Kapolsek Minas Kompol Syahrul, Kepala KUA Kecamatan Minas Moh. Arief Wibowo, S.E., Ketua Panitia Ahmad Fauzan, para penghulu se-Kecamatan Minas, personel Koramil dan Polsek Minas serta masyarakat.

Penyuluhan Karhutla juga akan dilanjutkan pada Minggu (6/9/2026). Berdasarkan rencana kegiatan, Tim akan memberikan penyuluhan di Gereja HKBP Yudika, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas.

Melalui kegiatan tersebut, TNI berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama sebelum kebakaran menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index