Siak, Catatanriau.com – Ketua PMII Siak, Riyan Azhari, mengecam keras dugaan tindak kekerasan yang dialami wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra, saat menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Siak.
Menurut Riyan, tindakan kekerasan terhadap jurnalis merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ia menegaskan bahwa setiap sengketa pemberitaan maupun proses konfirmasi harus diselesaikan melalui mekanisme hukum dan ketentuan yang berlaku, bukan dengan intimidasi atau kekerasan.
"Kami mengecam segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis. Pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tidak boleh ada siapa pun yang menggunakan kekerasan untuk membungkam kerja jurnalistik," tegas Riyan Azhari, Jumat (24/7/2026).
Riyan juga mendesak Kapolres Siak agar mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut secara profesional, transparan, dan objektif. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu sehingga mampu memberikan rasa keadilan bagi korban.
"Kami meminta Polres Siak mengusut tuntas kasus ini. Jangan biarkan premanisme lebih kuat daripada hukum. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Lebih lanjut, Riyan meminta aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut apabila terdapat pihak lain yang diduga berperan dalam merencanakan, memerintahkan, atau menggerakkan tindakan kekerasan tersebut berdasarkan alat bukti yang sah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menghormati kebebasan pers serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.
"Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa perbedaan pendapat atau keberatan terhadap suatu pemberitaan harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan melalui tindakan kekerasan. PMII Siak akan terus mendukung terciptanya penegakan hukum yang adil dan perlindungan terhadap insan pers," tutup Riyan.***
Laporan : Tiyna
