Cabe Merah Tumbuh Subur, Bhabinkamtibmas Basilam Baru Turun Cek Pekarangan Pangan Bergizi

Cabe Merah Tumbuh Subur, Bhabinkamtibmas Basilam Baru Turun Cek Pekarangan Pangan Bergizi

Dumai, Catatanriau.com — Di balik hiruk-pikuk tugas kepolisian yang kerap identik dengan keamanan, Personel Bhabinkamtibmas Basilam Baru, BRIPKA WENDHY K WATIBESSY, menyisihkan waktu untuk turun ke ladang. Bersama para petani, ia melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman cabai merah tanah di pekarangan warga Jalan KH. Baliyan, RT 03, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis 25/6/2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu merupakan bagian dari komitmen Polsek Sungai Sembilan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah. Lahan seluas 30x30 meter milik seorang petani bernama Ali menjadi salah satu lokus pendampingan intensif kali ini.

Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman cabai merah di lahan tersebut tumbuh sangat subur. Daun-daun hijau segar tampak memenuhi batang, dengan bunga dan bakal buah mulai bermunculan. Bhabinkamtibmas bersama petani menyusuri setiap baris tanaman, memeriksa kondisi tanah, serta memastikan tidak ada hama atau penyakit yang mengancam.

"Alhamdulillah, tanaman cabe merah saat ini dalam kondisi prima. Kami rutin turun ke lapangan untuk memastikan perawatan berjalan optimal. Dengan perawatan yang baik, kami targetkan dalam 2-3 bulan ke depan hasil panen bisa mencapai 150 hingga 200 kilogram per panen dari lahan seluas ini," ungkap BRIPKA WENDHY dengan optimis.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama yang solid antara kepolisian dan petani. "Kami tidak hanya datang saat panen, tapi juga mendampingi dari masa tanam, perawatan, hingga pascapanen," ujarnya.

Salah satu petani Ali pemilik lahan, mengaku senang dengan pendampingan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas memberi semangat baru bagi para petani di Lubuk Gaung.

"Kami merasa diperhatikan. Dulu bertani hanya sendiri, sekarang ada polisi yang rutin datang, tanya kendala, bahkan kasih masukan. Ini sangat membantu, terutama soal pengendalian hama dan pemupukan yang tepat," tutur Ali dengan wajah berseri.

Ali juga berharap, program serupa bisa menjangkau lebih banyak petani lain di Kecamatan Sungai Sembilan. "Kalau semua pekarangan dimanfaatkan maksimal, bukan hanya ketahanan pangan yang terjaga, tapi ekonomi warga juga ikut meningkat," tambahnya.

Tak hanya sekadar mengecek, Bhabinkamtibmas juga menggelar koordinasi ringan di sela-sela kegiatan. Diskusi membahas pola perawatan tanaman, jadwal pemupukan, hingga antisipasi musim kemarau yang diperkirakan akan datang. Pendekatan humanis ini dinilai efektif membangun kepercayaan dan kedekatan emosional antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Sungai Sembilan, IPTU Apriadi, S.H., M.H., melalui keterangan terpisah menegaskan, kegiatan pengecekan pekarangan pangan bergizi ini akan terus digalakkan secara rutin. Ia menyebut, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian atau pemerintah daerah, tetapi membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen bangsa, termasuk kepolisian di tingkat desa.

"Program ini sejalan dengan instruksi Kapolri tentang penguatan ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia. Kami di Polsek Sungai Sembilan berkomitmen untuk menjadi mitra petani, hadir membangun desa dari sektor pertanian. Karena ketika perut kenyang, keamanan pun ikut terjaga," tegas IPTU Apriadi, S.H., M.H.

Ke depan, Polsek Sungai Sembilan yang dipimpinnya juga berencana memperluas program pendampingan ke komoditas lain seperti sayuran hijau dan buah-buahan, guna menciptakan ketahanan pangan yang lebih beragam dan berkelanjutan***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index