Siak, Catatanriau.com – Polsek Minas terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.18 WIB, personel Polsek Minas melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan milik Rita yang berada di Jalan Banjar Sebelas, Dusun Makkaib, Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Kegiatan pengecekan dilakukan oleh Aipda Andriansya Putra pada lahan pertanian tumpang sari seluas kurang lebih satu hektare yang ditanami jagung pipil sebagai bagian dari program ketahanan pangan masyarakat.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia 43 hari menunjukkan kondisi pertumbuhan yang cukup baik. Sebagian tanaman memiliki tinggi mencapai sekitar 180 sentimeter, sementara tanaman lainnya bervariasi antara 35 hingga 80 sentimeter. Secara umum tanaman terlihat tumbuh subur dengan daun berwarna hijau dan batang yang besar.
Meski demikian, pertumbuhan tanaman belum merata sehingga petani telah melakukan penanaman ulang atau penyisipan pada beberapa titik. Selain itu, lahan juga telah mendapatkan pemupukan menggunakan pupuk Urea dan NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan bahwa pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
“Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Minas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dari hasil pemantauan, tanaman jagung pipil di lahan milik Ibu Rita tumbuh cukup baik dan subur meskipun masih terdapat pertumbuhan yang belum merata sehingga dilakukan penyisipan pada beberapa tanaman,” ujar Kompol Syahrizal.
Ia menambahkan, sejumlah langkah lanjutan juga akan dilakukan guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman hingga masa panen.
“Ke depan, petani akan terus melakukan pembersihan gulma secara manual, mengantisipasi genangan air pada lahan, melakukan pemupukan lanjutan menggunakan Urea serta penyemprotan herbisida untuk menjaga tanaman dari gangguan hama dan gulma. Kami berharap hasil panennya nanti dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurut hasil pengecekan, kondisi lahan saat ini masih dalam tahap perawatan intensif. Upaya pengendalian gulma dan pemantauan kondisi lahan terus dilakukan agar pertumbuhan tanaman lebih merata dan produktivitas jagung dapat meningkat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.***
