Siak, Catatanriau.com – Pembangunan Jembatan Garuda yang berada di Dusun Batu Bosa, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin (9/6/2026), progres pembangunan jembatan yang didanai melalui anggaran Mabes TNI AD tersebut telah mencapai 45,1 persen.
Jembatan jenis Aramco ini dibangun sebagai sarana penghubung antara RT 01 dan RT 02 di Dusun Batu Bosa. Dengan bentangan sepanjang 12 meter dan melintasi sungai selebar 8 meter, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 300 jiwa atau 150 kepala keluarga yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah untuk beraktivitas sehari-hari.
Berdasarkan laporan harian pembangunan, sejumlah pekerjaan telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pembersihan lokasi telah mencapai 87 persen, pengerjaan bowplank selesai 100 persen, mobilisasi material mencapai 50 persen, serta pemasangan girder atau rangka utama jembatan telah mencapai 50 persen.
Pembangunan dilakukan dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari tiga anggota TNI, enam pekerja, serta empat warga masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Danramil 03/Minas, Kapten Arh Aguswanto, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai. Kami berharap setelah selesai dibangun, jembatan ini dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses antarpermukiman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Dusun Batu Bosa," ujar Kapten Arh Aguswanto.
Ia menambahkan, meskipun terdapat beberapa kendala di lapangan, seperti tidak tersedianya jaringan internet, jarak tempuh sekitar 45 kilometer dari Koramil menuju lokasi pembangunan, serta distribusi material yang masih bergantung pada kondisi cuaca, seluruh pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana.
"Alhamdulillah, hingga saat ini seluruh rangkaian pekerjaan berjalan dengan baik. Cuaca yang cerah sepanjang hari sangat membantu proses pengerjaan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang maksimal," tambahnya.
Pembangunan Jembatan Garuda didukung oleh anggaran sebesar Rp233.259.000 yang bersumber dari Mabes TNI AD dan dikelola oleh Kodim 0322/Siak. Hingga saat ini situasi di lokasi pembangunan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, tanpa adanya kejadian menonjol yang menghambat pelaksanaan pekerjaan.
Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut karena diyakini akan menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan, ekonomi, dan sosial di wilayah Dusun Batu Bosa dan sekitarnya. Dengan progres yang terus meningkat, Jembatan Garuda diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu dekat.***
