Koto Gasib, Catatanriau.com – Dalam upaya memperkuat tata kelola wakaf yang profesional dan berdaya guna, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Siak menggelar Seminar Pembinaan Nadzir se-Kecamatan Koto Gasib dengan mengusung tema “Wujudkan Nadzir Profesional, Akuntabel, dan Berintegritas dalam Pengelolaan Aset Wakaf.”
Kegiatan ini diikuti oleh para nadzir wakaf, tokoh agama, serta pengelola aset wakaf dari berbagai kampung di Kecamatan Koto Gasib. Seminar tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman nadzir dalam mengelola harta benda wakaf secara transparan, amanah, serta sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seminar pembinaan nadzir yang dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026) ini turut dihadiri oleh perwakilan BPN ATR Kabupaten Siak, Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten Siak Suparno beserta jajaran, Camat Koto Gasib Wendy, Kepala KUA Kecamatan Koto Gasib H. Zul Azmi, Kepala KUA Kecamatan Siak Alwis, Ketua LAM Kecamatan Koto Gasib, serta para nadzir wakaf se-Kecamatan Koto Gasib.

Wakil Ketua BWI Perwakilan Kabupaten Siak, Suparno, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diprakarsai oleh Lembaga Pembinaan Nadzir BWI Perwakilan Kabupaten Siak. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengupayakan pengelolaan harta benda wakaf agar sesuai dengan syariat dan prinsip profesionalisme. Hal yang paling penting, lanjutnya, adalah bagaimana mewujudkan nadzir wakaf yang memiliki kemampuan dalam mengelola aset wakaf secara optimal.
Suparno juga mengungkapkan bahwa selain pembinaan nadzir wakaf, BWI Perwakilan Kabupaten Siak telah melaksanakan berbagai kegiatan literasi perwakafan. Salah satunya adalah kegiatan yang beberapa waktu lalu diikuti oleh pimpinan perusahaan, BUMD, dan instansi pemerintah di Kabupaten Siak.
Di akhir laporannya, Suparno menyampaikan sekaligus memohon dukungan dari seluruh pihak terhadap program prioritas BWI Perwakilan Kabupaten Siak. Ia menjelaskan bahwa pada bulan Juni ini, Insyaallah, BWI Perwakilan Kabupaten Siak akan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Kesehatan di Siak Sri Indrapura. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat singgah saat menjalani pengobatan di RSUD Tengku Rafian Siak.
Sementara itu, Camat Koto Gasib, Wendy, dalam sambutan dan arahannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan penuh semangat karena seminar ini sangat bermanfaat bagi para nadzir, khususnya di Kecamatan Koto Gasib.
Wendy juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BWI Perwakilan Kabupaten Siak yang telah memilih Kecamatan Koto Gasib sebagai lokasi pelaksanaan Seminar Pembinaan Nadzir dan Pengelolaan Wakaf. Ia berharap para nadzir se-Kecamatan Koto Gasib yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi nadzir yang profesional, akuntabel, dan berintegritas dalam mengelola aset wakaf.
“Semoga aset wakaf benar-benar berdaya guna dan memiliki kemanfaatan yang besar bagi umat,” harap Wendy mengakhiri sambutannya.***
(Aws)
