Kampar, Catatanriau.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2026, jajaran Polsek Siak Hulu terus aktif melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap kegiatan pertanian masyarakat di wilayah hukumnya.
Pada Sabtu (23/05/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru, Aiptu Ady Suryono, didampingi PPL Desa Pangkalan Baru Hadi Harsono serta Mandor I Kebun KOPPSA-M Hendri Aprianto, melaksanakan pengecekan perkembangan penanaman jagung pipil Kuartal II di lahan Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M), Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dan kelompok tani dalam mendukung program Asta Cita Pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya sektor perkebunan jagung.
Adapun lahan yang digunakan berada di area KOPPSA-M dengan luas total 10 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 hektare telah ditanami jagung pipil dengan pola tanam monokultur, sementara 2 hektare lainnya masih dalam proses penanaman.
Bibit jagung yang digunakan sebanyak 160 kilogram dengan kondisi lahan yang dinilai baik serta bebas banjir. Tanaman jagung saat ini telah memasuki usia 14 hari sejak masa tanam pada 9 Mei 2026 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 19 Agustus 2026.
Dari hasil pengecekan di lapangan, sebagian tanaman jagung terlihat sudah mulai tumbuh dengan baik, sementara para petani masih melanjutkan proses penanaman pada lahan yang tersisa.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan kelompok tani agar terus menjaga kekompakan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Polsek Siak Hulu juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor pertanian daerah.
Kegiatan pengecekan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari para petani maupun pengurus KOPPSA-M.
