Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai Apresiasi Langkah Tegas KSOP Kelas I Dumai dalam Selesaikan Konflik TKBM

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai Apresiasi Langkah Tegas KSOP Kelas I Dumai dalam Selesaikan Konflik TKBM

Dumai, Catatanriau.com — Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai, Agoes Budianto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai, Dr. Capt. Diaz Saputra. Apresiasi ini diberikan atas langkah cepat dan tegas yang diambil dalam menindaklanjuti konflik internal TKBM yang terjadi di kawasan Pelabuhan Dumai.

Langkah konkret yang diapresiasi tersebut menyusul diterbitkannya undangan resmi untuk menggelar rapat tindak lanjut pembahasan masalah TKBM. Rapat penting itu rencananya akan dilangsungkan pada 25 Mei 2026 di Kantor KSOP Kelas I Dumai.

Agoes Budianto menilai bahwa undangan rapat ini merupakan respons nyata setelah sebelumnya persoalan TKBM sempat dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Dumai. Menurutnya, tindakan Kepala KSOP menunjukkan keseriusan aparatur negara dalam menangani persoalan di lapangan.

Lebih lanjut, Agoes menekankan bahwa langkah Kepala KSOP Kelas I Dumai mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban, kepastian hukum, serta stabilitas operasional kepelabuhan. Stabilitas ini, ujarnya, sangat vital bagi kelancaran arus logistik dan kegiatan ekonomi di Kota Dumai.

"Kami mengapresiasi sikap tegas Kepala KSOP Kelas I Dumai yang mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan konflik TKBM berdasarkan aturan dan kewenangan yang berlaku," ujar Agoes dalam pernyataannya, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, keterlibatan KSOP sangat krusial mengingat posisi institusi tersebut sebagai regulator dan otoritas tertinggi di pelabuhan. Tanpa adanya tindakan cepat, konflik yang berkepanjangan dikhawatirkan akan mengganggu produktivitas bongkar muat dan merugikan banyak pihak.

Agoes juga berharap agar proses penyelesaian persoalan TKBM ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak kepada kelompok mana pun. Ia mendorong agar semua pihak mengedepankan regulasi yang berlaku sebagai landasan utama dalam mengambil kebijakan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dunia usaha serta memberikan perlindungan maksimal terhadap tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan. Menurutnya, nasib para pekerja harus menjadi prioritas dalam setiap proses mediasi dan penyelesaian konflik.

Di akhir pernyataannya, Agoes Budianto optimistis bahwa dengan kepemimpinan yang tegas dari KSOP Kelas I Dumai, konflik TKBM dapat segera berakhir. Ia berharap pertemuan pada 25 Mei nanti dapat menghasilkan solusi permanen yang berkeadilan bagi seluruh anggota TKBM di Pelabuhan Dumai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index