Dumai, Catatanriau.com — Polemik Penyelenggaraan TKBM di pelabuhan jangan digiring seolah-olah menjadi ancaman konflik sosial di tengah masyarakat Dumai. Justru yang harus dijaga adalah kepastian hukum, dan segala aturan yang ditetapkan pemerintah. Bukan saja itu perlindungan terhadap tenaga kerja bongkar muat yang selama ini hidup dari aktivitas pelabuhan.
Agoes Budianto menyikapi munculnya komentar yang dipandang perlu diluruskan. Beliau menjelaskan, "Pelabuhan harus dijaga sebagai objek vital nasional yang berjalan berdasarkan aturan, bukan tekanan opini atau kepentingan perorangan ataupun bisnis tertentu yang ingin menguasai pengerahan tenaga kerja diluar regulasi syah. Jika ada pihak yang mencoba mengaburkan persoalan hukum dan regulasi menjadi isu sosial, maka itu justru berpotensi memperkeruh keadaan." Jelas Agoes.
"Kami percaya masyarakat Melayu Dumai sangat bijak dan tidak mudah diadu domba apalagi dengan membangun narasi membungkus kepentingan dengan warna Melayu. Yang dibutuhkan hari ini adalah penegakan aturan secara adil, transparansi dalam pengelolaan tenaga kerja pelabuhan, serta penghormatan terhadap hak-hak TKBM yang kelola melalui wadan koperasi yang syah menurut regulasi yang telah puluhan tahun menjadi bagian penting denyut logistik nasional dan ekonomi pelabuhan Dumai."Tegas Agoes Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai.
Lebih lanjut Agoes mengatakan, "Jangan jadikan isu sosial yang dinilai syarat kepentingan sebagai alat propaganda untuk melemahkan perjuangan TKBM. Dalam regulasi penyelenggaraan TKBM di pelabuhan negara telah hadir untuk memastikan pelabuhan tetap kondusif dengan adanya regulagi dan peraturan. Jadi, kita sebagai warga negara yang baik harus mengikuti regulasi itu bukan mengenyampingkan aturan. "Jelas Agoes lagi.
Masyarakat perlu memahami bahwa keberadaan koperasi TKBM lahir dari amanat regulasi negara, bukan dari kepentingan kelompok tertentu. Karena itu, narasi yang membangun kecemasan publik seakan-akan perjuangan hak penyelenggara TKBM akan memecah masyarakat dan membuat kisrus sosial adalah pandangan yang tidak bijak.
