Siak, Catatanriau.com — Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 04/Perawang, Serka Pardosi bersama Koptu T. Sitorus, melaksanakan patroli di wilayah RT 12/RW 08, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada Rabu (22/10/2025).
Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya titik api, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Siak dalam beberapa hari terakhir.
Patroli dilakukan bersama personel gabungan yang terdiri dari dua anggota TNI dan dua orang masyarakat setempat, dengan titik koordinat 0°40'23"N 101°35'43"E. Hasil dari patroli hari ini menunjukkan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi yang diperiksa.
Babinsa Serka Pardosi menyampaikan bahwa kegiatan patroli Karhutla ini akan terus dilakukan secara rutin guna memastikan wilayah binaan tetap aman dan terbebas dari kebakaran lahan.
“Kami bersama masyarakat terus melakukan pemantauan di lapangan. Alhamdulillah, untuk hari ini tidak ditemukan adanya titik api. Namun, kewaspadaan tetap kami tingkatkan, karena perubahan cuaca bisa terjadi kapan saja,” ujar Serka Pardosi kepada Catatanriau.com.
Ia juga mengajak seluruh warga, khususnya yang tinggal di sekitar lahan perkebunan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor kepada aparat jika melihat tanda-tanda kebakaran.
“Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan. Bila ada yang melihat asap atau api, segera hubungi Babinsa atau aparat terdekat supaya bisa segera ditangani,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil 04/Perawang Kapten Inf Ayub Edi Harahap memberikan apresiasi atas kerja keras para Babinsa di lapangan yang selalu aktif dalam mencegah Karhutla.
“Kegiatan patroli rutin seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran sejak dini. Saya berharap Babinsa terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait, agar wilayah kita tetap aman dari Karhutla,” ungkap Danramil.
Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Siak.***
