Siak, Catatanriau.com – Upaya pengendalian dan penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) terus dilakukan di wilayah Kabupaten Siak. Pada Rabu (20/8/2025) pagi, Babinsa Koramil 04/Perawang Kodim 0322/Siak bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan kegiatan surveilans di Kampung Kranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.20 WIB tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak sapi untuk memastikan kondisi kesehatan sekaligus mencegah meluasnya penyebaran penyakit PMK. Tim PMK terdiri dari drh. Supri dan Babinsa Serda Deddy H.
“Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan sekaligus pendataan agar wabah PMK tidak berkembang di wilayah binaan. Kami mendampingi tim kesehatan hewan untuk memberikan rasa aman dan meyakinkan masyarakat bahwa ternak mereka diperhatikan,” ujar Serda Deddy H. saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas mendampingi, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara TNI dan instansi terkait dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. “Ternak sapi adalah salah satu sumber ekonomi warga. Maka, pengendalian PMK menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Kegiatan surveilans berakhir sekitar pukul 08.50 WIB dengan kondisi aman dan tertib. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan gejala mencurigakan yang mengarah pada PMK.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan ternak semakin meningkat. Pemerintah daerah bersama TNI berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan agar wilayah Siak tetap terbebas dari ancaman wabah PMK.***
