Tarai Bangun, Kampar Catatanriau.com | Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners STIKES PMC resmi memulai kegiatan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas dan Keluarga Tahun 2025 melalui acara serah terima mahasiswa yang digelar di Aula Balai Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Kegiatan ini menandai dimulainya masa praktik lapangan bagi mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran di dunia nyata.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya Kepala Desa Tarai Bangun Bapak Andra Maistar, S.Sos, Kepala Puskesmas Kecamatan Tambang Ns. Suryo Anong Saputro, S.Kep., Ketua Kader Desa, RW dan RT setempat, staf desa, serta dosen pembimbing lapangan Ibu Ratna.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tarai Bangun, Bapak Andra Maistar, S.Sos, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan mengajak warga untuk bersinergi dengan para mahasiswa.
“Kami berharap, selama berada di sini, adik-adik dapat berinteraksi secara aktif dengan masyarakat. Anggaplah Desa Tarai Bangun ini sebagai rumah kedua kalian. Jangan sungkan untuk bertanya dan berdiskusi dengan perangkat desa atau tokoh masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk menyambut para mahasiswa ini dengan tangan terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Tambang, Bapak Ns. Suryo Anong Saputro, S.Kep., menekankan pentingnya etika dan profesionalisme dalam praktik lapangan.

“Jagalah selalu etika dan profesionalisme sebagai seorang perawat. Bekerjasamalah dengan baik dengan tim Puskesmas dan seluruh tenaga kesehatan di lapangan. Sinergi kita sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pesannya.
Sebagai perwakilan mahasiswa, Atika Soraya, S.Kep., menyampaikan rasa terima kasih dan komitmen mahasiswa untuk berkontribusi selama praktik.
“Kami hadir tidak hanya untuk belajar, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Kami siap menerima bimbingan dan arahan dari semua pihak,” ungkapnya.
Praktik Sebagai Investasi untuk Masa Depan Kesehatan Masyarakat
Kegiatan praktik profesi ini bertujuan untuk menerapkan ilmu keperawatan komunitas dan keluarga secara langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa akan terlibat dalam berbagai program kesehatan seperti posyandu, pelayanan di pustu, kunjungan rumah, dan edukasi kesehatan baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Praktik ini menjadi bagian penting dari pembentukan karakter profesional mahasiswa keperawatan, serta memperkuat kerja sama antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan sektor kesehatan masyarakat.
“Program ini bukan hanya sekadar praktik, melainkan juga investasi berharga untuk masa depan kesehatan masyarakat kami,” tutur salah satu dosen pembimbing.***
Laporan : Angie
