Siak, Catatanriau.com – Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan. Pada Sabtu, 16 Agustus 2025 pukul 09.30 WIB, PHR bersama sejumlah pihak menggelar kegiatan Pengembangan Usaha Budidaya Ikan lele di Kolam Ikan Kelompok Sakai Abadi, Jalan Tower, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut dihadiri oleh Camat Minas Nurfa Octalita SE, perwakilan Danramil 03/Minas melalui Babinsa Kopda AKP Hutagalung, perwakilan Kapolsek Minas AKP Suwondo, perwakilan LPPM UMRI Bapak Prastiya, perwakilan PHR Muhammad Wildam, tokoh adat setempat H. Bungsu, mahasiswa KKN UMRI dan UIN, serta kelompok tani ikan Sakai Abadi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan protokol, doa bersama, hingga sambutan dari berbagai pihak. Acara puncak ditandai dengan penyerahan bibit ikan dari PHR kepada kelompok tani, serta prosesi simbolis pelepasan ikan ke dalam kolam budidaya.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Kopda AKP Hutagalung menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
“Kami dari Koramil 03/Minas sangat mendukung program budidaya ikan ini. Semoga masyarakat, khususnya kelompok tani Sakai Abadi, dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Budidaya ikan bisa menjadi usaha berkelanjutan yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujar Babinsa.
Ia juga berpesan agar masyarakat menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Kebersamaan adalah kunci keberhasilan. Dengan bersatu, usaha ini pasti bisa berkembang, dan hasilnya bisa dirasakan oleh semua,” tambahnya.
Camat Minas Nurfa Octalita SE dalam sambutannya juga mengapresiasi kontribusi PHR dan dukungan semua pihak. Menurutnya, program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menggerakkan perekonomian berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini berjalan lancar, aman, dan kondusif. Harapannya, program budidaya ikan ini dapat menjadi contoh sukses pengembangan usaha masyarakat berbasis kemitraan antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat.***
