Siak, Catatanriau.com — Polsek Minas menggelar kegiatan Green Policing bersama siswa-siswi Paskibraka tingkat SMA se-Kecamatan Minas di Lapangan Sepak Bola Minas, Kelurahan Minas Jaya, pada Selasa (12/8/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Minas, AKP Martius Ashairi, S.H., didampingi Ps. Panit 1 Binmas Polsek Minas Aipda Sopan Bangun, Ps. Panit 2 Unit Binmas Bripka Yoga Suparno, Bhabinkamtibmas Rantau Bertuah Aiptu Andre Azmi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Minas Jaya Bripka Rosady Elian, serta personel BKO Sat Brimob Polda Riau.

Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan sosialisasi mengenai program Green Policing yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia. Mereka juga diberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, larangan membuang sampah sembarangan, bahaya pembakaran hutan dan lahan, serta manfaat penanaman pohon.
Sebagai bentuk edukasi langsung, dilakukan penanaman simbolis bibit pohon bersama siswa-siswi Paskibraka di sekitar lapangan. Aksi ini diharapkan menjadi pemicu semangat generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan.

“Kegiatan Green Policing ini tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab kepada generasi muda untuk menjaga bumi. Kami ingin mereka sadar bahwa kelestarian lingkungan adalah warisan berharga untuk masa depan,” ujar Wakapolsek Minas, AKP Martius Ashairi.
Ia menambahkan, Polsek Minas akan terus menggencarkan kegiatan serupa di berbagai sekolah dan komunitas. “Kami berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat bisa terjalin erat. Lingkungan yang terjaga akan membawa manfaat besar bagi semua,” ungkapnya.

Para siswa menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selain menambah wawasan, mereka juga merasa mendapat motivasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.30 WIB tersebut berjalan lancar, aman, dan penuh keakraban. Sejumlah bibit pohon telah tertanam, meninggalkan pesan simbolis bahwa kepedulian lingkungan harus tumbuh bersama generasi muda.***
