Siak, Catatanriau.com - Sekolah Alam Masyarakat Sadar Bersih (MSB) menggelar pertemuan ke-48 dengan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bersama PT Imbang Tata Alam (ITA), Minggu (10/8/2025) pagi, di kawasan Konservasi Mangrove Sungai Bersejarah, Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya peserta didik Sekolah Alam MSB, dalam membiasakan perilaku hidup sehat sehari-hari. Agenda ini sekaligus menjadi wujud komitmen berkelanjutan PT ITA terhadap program-program lingkungan.
Materi PHBS yang disampaikan mencakup pentingnya mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, hingga pencegahan penyakit menular.
Pada kesempatan ini, PT ITA menghadirkan dr. Rudi, Field Medical Klinik Kurau, sebagai narasumber. Ia memberikan edukasi secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung di lapangan.
Mangrove Officer Siak Pelalawan Landscape Program (SPLP), Khaidir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemateri yang dihadirkan oleh manajemen PT ITA.
“Semoga kehadiran pemateri ini menjadi penyemangat dalam pengembangan Sekolah Alam MSB, khususnya bagi anak usia dini,” ujar Khaidir yang akrab disapa Engah.

Sementara itu, Manager CSR & Communication EMP, Iman Soerjasantosa, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama terhadap lingkungan. Menurutnya, kesadaran itu perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.
“Kami ingin mendorong generasi muda agar memahami bahwa kesehatan berawal dari kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan sebelum makan dan menjaga lingkungan tetap bersih,” ucap Iman.
Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan partisipasi aktif dalam simulasi di lapangan. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT ITA dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui edukasi berkelanjutan di wilayah operasionalnya.***
Laporan : Akmal
