Bengkalis, Catatanriau.com – Sejumlah pemuda di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mendesak Inspektorat untuk segera melakukan audit terhadap keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Desakan ini muncul menyusul tidak beroperasinya BUMDes selama lebih dari satu tahun tanpa penjelasan yang jelas kepada masyarakat.
“Kami sangat khawatir dengan kondisi BUMDes yang tiba-tiba berhenti beroperasi, padahal sebelumnya masih berjalan dengan baik. Untuk itu, kami meminta Inspektorat turun tangan melakukan audit keuangan, termasuk Unit Simpan Pinjam (USP) Desa Teluk Lancar, agar diketahui bagaimana kondisi keuangannya saat ini,” ujar Amirul, salah satu perwakilan pemuda desa, Rabu (06/08/2025).
Amirul menekankan pentingnya audit dilakukan secara transparan dan akuntabel, guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan BUMDes serta mendorong perbaikan kinerja lembaga tersebut ke depannya.
“Kami berharap audit ini menghasilkan rekomendasi yang tepat untuk kemajuan desa. Jangan sampai ada dugaan penyimpangan yang merugikan masyarakat. Kami ingin BUMDes bisa kembali aktif dan menjalankan fungsinya dengan baik,” tambahnya.
Para pemuda berharap, hasil audit nantinya dapat membuka jalan bagi penataan ulang sistem pengelolaan keuangan BUMDes, agar kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Teluk Lancar.***
Laporan : Diwanita
