Bengkalis, Catatanriau.com - Pada beberapa waktu lalu sosial media di hebohkan dengan video abrasi yang ada di pulau Bengkalis, di dalam video itu di terangkan pengikisan pantai akibat ombak pasang di pulau Bengkalis per tahun nya adalah 3-5 meter per tahun.
Hal ini tentu saja dapat merugikan banyak hal terutama masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai.
Dalam hal ini Asrul Sahputra sekretaris DPC GMNI Bengkalis mengungkapkan:
"Hari ini pulau Bengkalis kembali terancam untuk tenggelam yang mana pengikisan bibir pantai akibat air pasang laut terus meningkat setiap tahun nya, yang mana setiap tahun bisa sekitar 3-5 meter pertahun yang akhirnya mengakibatkan banyak kerugian yang di timbulkan"
"Bencana abrasi ini dapat merugikan banyak hal baik secara materil dan juga secara formil terutama bagi nelayan dan juga masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai yang mana air pasang laut sampai ke perkarangan rumah warga, dan juga abrasi ini bisa mengancam kedaulatan negara yang mana garis ZEE (Zona ekonomi eksklusif) bisa berubah, yang mengakibatkan wilayah laut Indonesia semakin mengecil.
-ujar Asrul
"Maka dari itu kami meminta kepada pemerintah provinsi Riau dan BWSS III untuk segera memberikan solusi dan segera mengambil tindakan untuk menanggulangi bencana tersebut, dan kalau tidak secepatnya di tanggulangi maka semakin banyak kerugian yang akan di timbulkan akibat bencana abrasi ini"
-Tegas Asrul.***
Laporan : Diwanita
