Rohul, Catatanriau.com - Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri sekaligus melepas secara resmi Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 tingkat Kecamatan Rambah Samo, Selasa (29/07/2025). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian MTQ yang berlangsung meriah dan dipadati oleh ribuan masyarakat dari berbagai desa se-Kecamatan Rambah Samo.
Turut mendampingi Wabup dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten I Setda Rohul H. Fhatanalia, Kadis Dalduk KB Bambang Triono, Kasatpol PP Gorneng, Camat Rambah Samo H. Amri, Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, Danramil 02 Rambah Kapten Alza Septendi, serta seluruh kepala desa dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Syafaruddin mengapresiasi semangat masyarakat yang begitu antusias memeriahkan MTQ. Ia menyebut MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi juga bagian dari pembangunan mental spiritual serta media untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat persatuan umat.
"Alhamdulillah, masyarakat dan peserta sangat semangat. Ini adalah bagian dari syiar Islam dan membumikan Al-Qur’an. Mari kita sukseskan MTQ ke-12 Rambah Samo ini dengan penuh kebersamaan," ujarnya.
MTQ ke-12 ini akan berlangsung hingga 4 Agustus 2025, menggelar enam cabang lomba utama seperti Tilawah, Hifzil Qur’an, dan Tartil, serta dimeriahkan dengan festival rebana, hadroh, dan lomba azan. Pesertanya berasal dari 14 desa yang turut menampilkan ciri khas budaya lokal dalam pawai.
Wabup juga berharap melalui MTQ ini akan lahir Qori dan Qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama Rohul di tingkat Provinsi Riau, bahkan nasional. “Kita mulai seleksi dari sekarang. Target kita, MTQ Provinsi Riau 2026, Rohul bisa tembus lima besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup mengungkapkan sedang mengupayakan pendirian SMA Tahfiz Negeri pertama di Riau yang akan berlokasi di Rohul. "Ini bagian dari cita-cita besar kita untuk memperkuat karakter Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk," tambahnya.
Kegiatan Pawai Ta’aruf resmi dibuka dengan pelepasan balon ke udara oleh Wabup bersama para pejabat yang hadir, disambut penampilan khas dari masing-masing desa. Kemeriahan ini menjadi awal yang menggembirakan dalam rangkaian MTQ yang sarat nilai religius dan budaya.***
