Polsek Sungai Apit Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online di SMAN 01 Sungai Apit, Kapolsek: Judi Online Bisa Hancurkan Masa Depan Pelajar

Polsek Sungai Apit Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online di SMAN 01 Sungai Apit, Kapolsek: Judi Online Bisa Hancurkan Masa Depan Pelajar

Siak, Catatanriau.com — Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Apit menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Bahaya Judi Online di SMAN 01 Sungai Apit, yang berlokasi di Jalan SMAN 01, Kelurahan Sungai Apit, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Acara tersebut berlangsung pada Senin pagi, 14 Juli 2025, dimulai pukul 09.50 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB dalam suasana tertib dan kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Guru BK SMAN 01 Sungai Apit, Sariani, S.Pd, mewakili Kepala Sekolah, Kanit Reskrim Polsek Sungai Apit, Ipda Agnes Sitompul, S.H., Bhabinkamtibmas Sungai Apit, Bripka Fiqri Mantiqo serta sebanyak 183 siswa-siswi kelas X SMAN 01 Sungai Apit.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari perwakilan sekolah, kemudian penyampaian materi sosialisasi oleh Kanit Reskrim, sesi tanya jawab, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam materi yang disampaikan, Ipda Agnes Sitompul menegaskan bahaya laten judi online yang belakangan ini marak menyasar generasi muda, termasuk pelajar. Ia menjelaskan bagaimana praktik judi online bisa mengarah pada kecanduan, menurunkan prestasi belajar, hingga memicu tindakan kriminal.

Kapolsek Sungai Apit, Iptu Budiman S. Dalimunthe, S.H., M.H., saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Sungai Apit dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif teknologi.

“Kami melihat saat ini judi online sudah sangat mengkhawatirkan, tidak hanya di kalangan dewasa, tapi juga mulai menjangkiti pelajar. Maka dari itu, melalui sosialisasi ini kami ingin membuka mata anak-anak tentang betapa bahayanya judi online, baik secara hukum maupun dampaknya terhadap masa depan mereka,” ungkap Iptu Budiman.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus aktif melakukan pendekatan ke sekolah-sekolah dalam bentuk edukasi dan pencegahan.

“Kami harap para siswa dapat memahami bahwa judi online bukan sekadar hiburan. Itu adalah jalan pintas yang bisa menghancurkan masa depan. Kita harus bersama-sama melindungi anak-anak dari bahaya ini, dan itu butuh dukungan semua pihak, termasuk sekolah dan orang tua,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias oleh para siswa. Pihak sekolah pun mengapresiasi langkah Polsek Sungai Apit dalam memberikan edukasi positif di lingkungan pendidikan.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran para pelajar tentang bahaya judi online semakin meningkat, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pendidikan dan menjauhi segala bentuk penyimpangan digital sejak dini.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index