Rohul, Catatanriau.com - Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Rokan Hulu, Adam Syafaat, M.A, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III (Mei-Agustus) Tahun 2025 di Desa Rambah Tengah Barat (RTB), Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (26/6/2025).
Kegiatan reses ini diawali dengan doa yang dipimpin oleh tokoh ulama setempat, Khalifah Haji Basyir, yang dikenal sebagai sosok panutan dan tokoh agama berpengaruh di Desa RTB.
Kepala Desa Rambah Tengah Barat, Sopian Daulay, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Adam Syafaat ke wilayah mereka. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan sejarah baru bagi warga RTB, karena baru pertama kali anggota DPRD Provinsi Riau melaksanakan reses di desa tersebut.
“Kami sangat berterima kasih dan merasa bangga. Baru kali ini desa kami menjadi tempat reses anggota DPRD Provinsi Riau. Mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi masyarakat kami dapat ditampung dan ditindaklanjuti, khususnya untuk kebutuhan bidang keagamaan,” ujar Sopian.
Dalam kesempatan itu, Adam Syafaat memperkenalkan dirinya sebagai anggota DPRD Riau Fraksi PKS yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Riau. Ia menegaskan bahwa reses bukan hanya ajang formalitas, namun momentum penting untuk menjemput aspirasi rakyat secara langsung.
"Silaturahmi itu tidak harus selalu tatap muka, yang penting hasil akhirnya. Apa yang bisa kita perjuangkan bersama demi kepentingan masyarakat," ucap Adam.
Adam memaparkan sejumlah program yang dapat diakses masyarakat, terutama adalah rumah singgah yang sudah di persiapkan oleh Fraksi PKS di Pekanbaru untuk warga Rokan Hulu yang membutuhkan, dengan syarat ada rekomendasi dari anggota Fraksi PKS.
Selain itu, aspirasi di sektor peternakan, perkebunan, hingga kehutanan juga dibuka. Masyarakat dapat mengusulkan bantuan ternak, pelatihan usaha ternak melalui Dinas Peternakan, serta pengadaan bibit dan pembangunan jalan usaha tani melalui Dinas Perkebunan, asalkan tidak berada di kawasan hutan.
Warga Desa RTB turut menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari bantuan ternak ayam kampung, kambing, dukungan untuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kehutanan. Namun, Adam mengingatkan keterbatasan kewenangan DPRD Provinsi, terlebih saat ini kondisi keuangan daerah tengah defisit.
"Kita harus bersabar, karena untuk tahun ini banyak kegiatan yang tertunda akibat keterbatasan anggaran," jelasnya.
Meski begitu, Adam mengimbau masyarakat tetap semangat dan aktif mengajukan proposal, sebagai bentuk komitmen memperjuangkan pembangunan di tingkat provinsi. Reses pun diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab, di mana Adam menegaskan kesiapannya menjadi jembatan aspirasi warga RTB.***
