Rohul, Catatanriau.com – Dalam rangka melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Pengaraian kembali menggelar pertemuan rutin bulanan.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (17/5/2025) di Pondok Angin Marombus, Menaming, dengan agenda utama Cooking Class kuliner khas daerah Rokan Hulu.
Ketua DWP Lapas Pasir Pengaraian Ny. Rina Efendi, hadir langsung membuka acara, didampingi oleh Ny. Ade Sunu, Ny. Reni Suharno, dan Ny. Yogi Veazanol. Dalam sambutannya, Ny. Rina menekankan pentingnya peran anggota DWP dalam melestarikan budaya lokal, terutama melalui jalur kuliner.
"Cooking Class ini sebagai bentuk kita untuk mengenal dan melestarikan budaya berupa kuliner khas daerah, khususnya daerah Rokan Hulu. Dari sini kita tidak hanya sekedar memperoleh resep masakan atau minuman saja, tetapi juga bisa mengetahui sejarah dari kuliner tersebut," ungkap Ny. Rina dalam arahannya.
Acara kali ini menghadirkan narasumber Ibu Tri Alfina Lestari, S.Pd, owner Rumah Makan Dapuo Warisan Pasir Pengaraian. Ia memperkenalkan tiga hidangan khas Rokan Hulu yaitu Gulai Kokek, Kokek Bakar, dan Minuman Jando Pulangan. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan bahan, cara memasak, hingga penyajian makanan.
"Ini selaras dengan program kerja DWP yang mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal," tambah Ny. Rina.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk selalu mendukung serta mendoakan keselamatan suami dalam menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antaranggota, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang bermanfaat dalam menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah. DWP Lapas Pasir berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema-tema budaya lainnya.***
