Siak, Catatanriau.com – Upaya penanggulangan stunting terus digalakkan di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0322/Siak turut ambil bagian dalam upaya penting ini. Pada Senin, 24 Maret 2025, anggota Koramil 04/Perawang, Koptu L. Sigalingging, melaksanakan pengecekan kondisi anak-anak yang mengalami stunting di Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Koptu L. Sigalingging terjun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi anak-anak yang terindikasi mengalami stunting, serta mendata warga yang membutuhkan perhatian khusus.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di wilayah binaan kami mendapatkan perhatian yang optimal, terutama mereka yang mengalami stunting," ujar Koptu L. Sigalingging.
"Dengan pengecekan dan pendataan yang akurat, kami berharap dapat membantu pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah ini." Tambahnya.
Kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam upaya penanggulangan stunting. Data yang terkumpul dari kegiatan ini akan dilaporkan kepada komando atas untuk ditindaklanjuti.
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Dampak jangka panjang dari stunting antara lain penurunan kemampuan kognitif, produktivitas, dan kualitas kesehatan. Oleh karena itu, penanggulangan stunting menjadi salah satu prioritas nasional.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi dan edukasi kepada keluarga yang memiliki anak stunting, serta mendorong partisipasi aktif dalam program-program kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah.***
Laporan : Idris Harahap
