Siak, Catatanriau.com – Jajaran Koramil 03/Minas Kodim 0322/Siak melaksanakan patroli penguatan pembinaan teritorial (Binter) dalam rangka mendukung kegiatan SKK Migas bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Sektor Korem 031/Wira Bima, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah kerja Minas Field, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, dengan melibatkan personel Babinsa Koramil 03/Minas.
Dalam kegiatan tersebut, dua Babinsa, yakni Sertu Sugiarto dan Koptu Akp Hutagalung, melaksanakan patroli di Area 4 Minas Field RT 004/RK 002 Kampung Minas Barat pada pukul 09.00 WIB.
Patroli kemudian dilanjutkan pada pukul 09.30 WIB di Area 4 Minas Field RT 003/RK 004 Kampung Minas Barat.
Sertu Sugiarto mengatakan, patroli penguatan Binter merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Patroli ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya di sekitar wilayah operasional Minas Field. Kami juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat,” ujar Sertu Sugiarto.
Selain melaksanakan patroli, kedua Babinsa juga melakukan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga RT 003/RK 002 Kampung Minas Barat pada pukul 10.04 WIB.
Menurut Sertu Sugiarto, Komsos menjadi sarana penting untuk mengetahui kondisi dan perkembangan situasi di tengah masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila ada hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, diharapkan dapat segera disampaikan kepada Babinsa atau aparat terkait,” katanya.
Kegiatan patroli penguatan Binter tersebut melibatkan kekuatan personel sebanyak 11 orang di wilayah Sub Sektor Kodim 0322/Siak, khususnya wilayah Koramil 03/Minas.
Dari seluruh rangkaian kegiatan patroli dan Komsos yang dilaksanakan, tidak ditemukan adanya hal-hal menonjol. Situasi wilayah terpantau aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dalam mendukung terciptanya keamanan serta hubungan yang harmonis antara aparat, masyarakat dan pihak terkait di wilayah operasional migas.***