Apel Sabuk Kamtibmas Digelar di Minas, Kapolsek Ajak Masyarakat Perkuat Siskamling dan Deteksi Dini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46:44 WIB

Siak, Catatanriau.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Minas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI, Satpol PP, organisasi masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat menggelar Apel Sabuk Kamtibmas, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan sinergitas kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong kembali pengamanan swakarsa guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Minas.

Apel tersebut dihadiri Camat Minas Nurfa Octolita, S.E., Kapolsek Minas Kompol Syah Rizal, S.E., S.H., M.Si., M.H., Danramil 03 Minas Kapten Arh. Aguswanto, personel Polsek Minas, personel Koramil 03 Minas, serta personel Satpol PP Kecamatan Minas.

Selain unsur pemerintahan dan aparat keamanan, kegiatan juga melibatkan berbagai organisasi dan kelompok masyarakat. Sedikitnya 30 orang dari kelompok dinamis turut hadir, di antaranya LAM, FKPPI, Kelompok Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan (KMPAL), Laskar Melayu Nusantara, IPK, GRIB Jaya, PBB, Puja Kusuma dan Karang Taruna.

Sementara itu, kelompok statis yang berjumlah sekitar 25 orang berasal dari masyarakat Kelurahan Minas Jaya, Kampung Minas Timur, Kampung Rantau Bertuah, Kampung Mandi Angin, serta Kampung Minas Barat.

Dalam amanatnya, Kapolsek Minas Kompol Syah Rizal menegaskan bahwa istilah "Sabuk Kamtibmas" memiliki makna sebagai simbol pengikat soliditas, kebersamaan dan sinergitas antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Polisi tidak akan pernah bisa menjaga keamanan wilayah Minas yang cukup luas ini sendirian tanpa adanya dukungan aktif dari bapak, ibu, dan rekan-rekan sekalian,” ujar Syah Rizal dalam amanatnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjadi mata dan telinga di lingkungan masing-masing.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mata dan telinga bagi lingkungannya sendiri. Laporkan segera setiap potensi gangguan keamanan sebelum menjadi ambang gangguan nyata,” katanya.

Kapolsek juga mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di desa dan kelurahan. Menurutnya, pengamanan swakarsa melalui pos ronda dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

“Mari kita hidupkan kembali budaya rukun tetangga dan siskamling di setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Minas demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan dan pencurian,” tegasnya.

Selain menjaga keamanan lingkungan, Syah Rizal menyoroti pentingnya peran bersama dalam mencegah kenakalan remaja. Ia mengingatkan masyarakat agar memberikan perhatian terhadap berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, seperti narkoba, judi online, balap liar hingga tawuran antarkelompok.

“Peran orang tua sangat krusial dalam mengawasi aktivitas anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ke depan berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan akan semakin padat. Karena itu, sinergitas antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat, pemuda dan warga harus terus diperkuat.

“Sabuk Kamtibmas ini harus menjadi fondasi kokoh untuk memastikan situasi wilayah kita tetap kondusif, aman, dan damai,” kata Syah Rizal.

Kapolsek berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan secara berkelanjutan.

“Keamanan bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari usaha keras yang kita upayakan secara bersama-sama. Mari kita jadikan wilayah Minas sebagai rumah yang aman, nyaman, dan ramah bagi siapa saja,” pungkasnya.

Apel Sabuk Kamtibmas kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama seluruh peserta. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 09.10 WIB.

Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban di lokasi terpantau aman dan kondusif.***

Terkini