Rohul, Catatanriau.com – Kabar duka menyelimuti insiden mobil Toyota Avanza yang terjebak banjir di Jalan Raya Simpang Kumu–Duri KM 261/262, tepatnya di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (30/7/2026). Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Nopal meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Bonai Darussalam, IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., membenarkan kabar meninggalnya korban. Menurutnya, Nopal sempat dirawat di Puskesmas Bonai Darussalam sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu.
"Betul, korban meninggal dunia. Setelah mendapat perawatan di Puskesmas Bonai Darussalam, korban dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu. Namun dalam perjalanan ke sana korban meninggal dunia," ujar IPTU Abdau Wardiyoso, Kamis malam.
Kapolsek menjelaskan, dugaan sementara korban mengalami gangguan setelah berada di dalam mobil yang terjebak banjir dengan kondisi mesin dan AC menyala. Namun, ia menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
"Sementara dugaannya itu, karena harus melalui autopsi dan keterangan dari dokter forensik untuk memastikannya," jelasnya.
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2051 BRA yang dikemudikan Ikbal (29) melintas dari Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir, menuju Kabupaten Bengkalis.
Saat memasuki titik banjir kedua dari tiga titik genangan di ruas Jalan Simpang Kumu–Duri, kendaraan kehilangan tenaga hingga mengambang dan tidak dapat bergerak.
Melihat kondisi tersebut, warga bersama para pengguna jalan segera bergotong royong mengevakuasi kendaraan beserta seluruh penumpangnya dari tengah genangan banjir.
Setelah mobil berhasil dikeluarkan, mesin kendaraan tiba-tiba meraung dengan putaran gas yang sangat tinggi. Seorang pengguna jalan bernama Joni Muliadi kemudian dengan sigap mematikan mesin mobil untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Saat dilakukan pemeriksaan, Ikbal selaku pengemudi dan Nopal ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Keduanya kemudian dievakuasi oleh personel Polsek Bonai Darussalam bersama warga menuju Puskesmas Bonai Darussalam untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah mendapatkan penanganan, kondisi Ikbal berangsur membaik. Sementara itu, Nopal yang masih belum sadarkan diri dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa bocah tersebut tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di ruas Jalan Simpang Kumu–Duri yang selama ini dikenal rawan banjir dan memiliki kondisi jalan yang rusak, sehingga kerap menghambat arus lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.
Hingga saat ini, Polsek Bonai Darussalam masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Polisi juga menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan dokter forensik sebelum menyimpulkan penyebab kematian secara resmi.***