Siak, Catatanriau.com — Silaturahmi warga haji menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun semangat kolaborasi dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Dalam suasana penuh keakraban Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Koto Gasip, Kecamatan Lubuk Dalam dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Kerinci Kanan, melaksanakan kegiatan rutin bulanan yakni pengajian pasca haji plus sosialisasi dan literasi wakaf dengan mendatangkan Haji Zul ‘Azmi, S. Ag sebagai pembicara utamanya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari ini Rabu, 08 Juli 2026 di Masjid Besar Sultan Abdul Jalil Rachmadsyah Kecamatan Lubuk Dalam.

Dalam kegiatan silaturrahmi tersebut nampak hadir Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Siak (IPHI) Haji Alfedri beserta jajaran IPHI Kabupaten Siak, IPHI dan warga Haji Kecamatan Lubuk Dalam, Koto Gasip dan Kerinci Kanan, Perwakilan BWI Kabupaten Siak dihadiri oleh Wakil Ketua Suparno, Sekretaris BWI Kabupaten Siak Wandi Utama serta Alwis selaku Divisi Kerjasama dan Kelembagaan, hadir juga Camat Lubuk Dalam Agung Apandi, Ka KUA Kecamatan Koto Gasip Haji Zul ‘Azmi, Ka KUA Kecamatan Lubuk Dalam Subambang Isa Amsari, Ka KUA Kecamatan Kerinci Kanan Kusdiyanto dan undangan lainnya yang memadati Masjid Besar Sultan Abdul Jalil Rachmadsyah Kecamatan Lubuk Dalam.
Ketua IPHI Kabupaten Siak Haji Alfedri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tindaklanjut intruksi Menteri Agama RI dalam rangka semarak Bulan Wakaf yang jatuh pada bulan ini, serta giat IPHI Kabupaten Siak untuk turut serta dalam mensukseskan percepatan pembangunan Rumah Singgah Kesehatan Kabupaten Siak yang diprakasai oleh Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kabupaten Siak yang telah di Launching pembangunannya oleh Bupati Siak dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Siak. Alfedri menambahkan sebagai organisasi yang beranggotakan para haji dengan pengalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi, IPHI dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tauladan ditengah-tengah masyarakat tentang pentingnya berwakaf sebagai amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir, bebernya.
Sementara itu Haji Zul ‘Azmi yang didaulat sebagai pemateri tunggal dalam pemaparannya menyampaikan Haji adalah amanah karena menjadi tamu Allah merupakan kemuliaan sekaligus tanggung jawab yang tidak didapatkan oleh semua orang, dan Haji mabrur tercermin dari perubahan akhlak dan meningkatnya kepedulian kepada sesama. Dengan semangat persaudaraan, kepedulian, dan pengabdian IPHI diharapkan mampu menjadi motor penggerak wakaf produktif, sehingga nilai-nilai ibadah haji tidak hanya tercermin dalam kehidupan pribadi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat luas dan generasi mendatang, tegasnya.
Haji Zul ‘Azmi menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi yang kita laksanakan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara IPHI dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan literasi dan partisipasi kepedulian dan kesalehan sosial terutama pada dimensi wakaf, tentu diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun dapat melahirkan program-program nyata yang memberikan dampak luas bagi kesejahteraan umat. Mari kita jadikan Ikatan Persaudaraan Haji ini bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai pelopor gerakan wakaf, karena dengan wakaf amal kita terus mengalir manfaatnya, dirasakan umat pengaruhnya dan InsyaAllah menjadi salah satu tanda haji yang mabrur. (Aws)