Siak, Catatanriau.com — Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Dusun Batu Bosa, Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin (1/6), progres pembangunan jembatan yang dikerjakan di wilayah teritorial Kodim 0322/Siak tersebut telah mencapai 20,2 persen.
Jembatan jenis Aramco itu dibangun sebagai akses penghubung antara RT 01 dan RT 02 di Dusun Batu Bosa. Jembatan memiliki bentangan sepanjang 12 meter dengan lebar sungai sekitar 8 meter dan kedalaman air berkisar 0,5 hingga 1 meter. Keberadaan jembatan ini nantinya diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 300 jiwa atau 150 kepala keluarga.
Berdasarkan laporan progres harian, beberapa pekerjaan yang telah dilaksanakan di antaranya pembersihan lokasi mencapai 87 persen, pengerjaan bowplank 100 persen, serta mobilisasi material sebesar 50 persen. Sejumlah pekerjaan lanjutan seperti pengerjaan abutmen, girder, diafragma, lantai jembatan, buk sandaran, pemasangan besi pembatas, hingga pengecatan masih terus berjalan secara bertahap.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan melibatkan 2 personel TNI, 6 pekerja, serta 4 warga masyarakat yang turut membantu proses pengerjaan di lapangan. Kondisi cuaca sepanjang hari dilaporkan cerah mulai pagi, siang hingga sore sehingga mendukung kelancaran pekerjaan.
Danramil 03/Minas, Kapten Arh Aguswanto, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat setempat karena akan mempermudah mobilitas warga dan akses antarpermukiman.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat antara RT 01 dan RT 02 di Dusun Batu Bosa. Meski di lapangan terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan jaringan internet, jarak tempuh menuju lokasi sekitar 45 kilometer dari Koramil, serta distribusi material yang sangat bergantung pada kondisi cuaca, pekerjaan tetap berjalan dengan baik dan hingga hari ini progres telah mencapai 20,2 persen,” ujar Kapten Aguswanto.
Ia menambahkan, seluruh personel bersama masyarakat terus berupaya menjaga ritme pekerjaan agar pembangunan dapat selesai sesuai target.
“Kami bersama pekerja dan masyarakat terus bergotong royong di lapangan. Dengan dukungan cuaca yang cukup baik hari ini, pengerjaan berjalan lancar. Situasi di lokasi juga aman dan terkendali,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Garuda sendiri bersumber dari anggaran Mabesad yang disalurkan melalui Kodim 0322/Siak dengan total anggaran sebesar Rp233.259.000.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi pembangunan dilaporkan aman, tertib, dan terkendali, tanpa adanya kejadian menonjol selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung. Pemerintah bersama jajaran TNI berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan konektivitas di wilayah Desa Minas Barat.***