Siak, Catatanriau.com – Memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada hari ini, Rabu (22/04/2026), Polsek Minas menggelar aksi nyata peduli lingkungan. Melalui program unggulan Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau, jajaran Polsek Minas menyambangi Pesantren Baiturrahman Annizom di Kampung Minas Timur, Kabupaten Siak, untuk memberikan penyuluhan sekaligus melakukan penanaman pohon.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Minas Kompol Syahrizal yang diwakili Wakapolsek AKP Martius Ashairi S.H. Kedatangan rombongan kepolisian disambut hangat oleh pimpinan pondok pesantren, Ustadz Muhammad Yahya Siregar S.Pd, beserta para guru dan ratusan santri yang antusias mengikuti jalannya acara.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Minas menyerahkan dan menanam secara simbolis 15 bibit pohon di area lingkungan pesantren. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi visual kepada para santri bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama.
Selain aksi tanam pohon, para personel Polsek Minas juga memberikan penyuluhan mendalam mengenai pentingnya menjaga ekosistem serta larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla).
Tidak hanya fokus pada lingkungan, Polsek Minas juga memanfaatkan momen ini untuk membentengi para santri dari bahaya peredaran gelap narkotika. Bhabinkamtibmas Minas Jaya, Bripka Rosady Elian, hadir memberikan sosialisasi khusus mengenai Anti-Narkoba.

Dalam paparannya, Bripka Elian mengingatkan para santri agar waspada terhadap segala bentuk bujuk rayu penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan. Ia menekankan bahwa lingkungan yang hijau dan asri harus dibarengi dengan raga dan jiwa yang sehat tanpa narkoba.
Wakapolsek Minas, AKP Martius Ashairi S.H., menekankan bahwa program Green Policing adalah upaya menyeluruh dalam menjaga ekosistem maupun sumber daya manusia.
"Hari Bumi adalah momentum bagi kita semua untuk kembali menoleh pada alam. Melalui program Green Policing Bapak Kapolda Riau, kami ingin mengajak para santri di Pesantren Baiturrahman Annizom ini untuk menjadi pelopor pelestari lingkungan. Menanam satu pohon hari ini berarti memberikan napas bagi masa depan," ujar AKP Martius.
Beliau juga menambahkan pentingnya integrasi edukasi lingkungan dengan pesan Kamtibmas.

"Kami tidak hanya bicara soal hukum, tapi juga soal kepedulian. Bersama Bhabinkamtibmas, kami juga mengedukasi santri agar menjauhi narkoba. Jika lingkungannya sehat dan santrinya bebas dari narkoba, maka kemitraan antara polisi dan masyarakat akan semakin kuat," tambahnya.
Kehadiran personel dari berbagai unit ini menunjukkan komitmen total kepolisian dalam mendukung kemitraan yang humanis dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan agama.
Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain, Meningkatnya kesadaran santri terhadap kelestarian lingkungan hidup, Pemahaman mendalam santri terkait bahaya narkoba demi masa depan yang lebih baik, Terjalinnya sinergi yang kuat antara Polri dan tokoh agama di Kecamatan Minas.
Acara yang berlangsung khidmat ini berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam situasi yang aman dan terkendali. Polsek Minas berkomitmen untuk terus melanjutkan program serupa selaras dengan semangat "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah".***