Rohul, Catatanriau.com - Terpilihnya Muhammad Rahul sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Riau periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi arah baru gerakan kepemudaan di Bumi Lancang Kuning. Sosok yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini resmi terpilih secara aklamasi dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (21/4/2026).
Keterpilihan Rahul bukan tanpa alasan. Ia memperoleh dukungan penuh dari 12 Karang Taruna kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Soliditas ini mencerminkan besarnya kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen pemuda terhadap kepemimpinannya dalam membawa organisasi ke arah yang lebih maju dan berdampak nyata.

Dukungan dan ucapan selamat pun mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya dari H. Jhon Kanedy, S.H anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu dari Fraksi Gerindra. Ia menilai amanah yang diemban Rahul bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab moral besar untuk menghadirkan perubahan konkret bagi generasi muda di Riau.
"Selamat kepada Bapak Muhammad Rahul atas amanah yang diberikan sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Riau. Ini adalah kepercayaan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan program yang menyentuh langsung masyarakat," ujar Kanedy melalui akun Watsapp pribadinya saat di hubungi oleh awak media Catatanriau.com pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.00 Wib.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi pemuda saat ini. Mulai dari tingginya angka pengangguran, rendahnya keterampilan kerja, hingga kebutuhan akan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Ia menegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus mampu menjadi solusi, bukan sekadar simbol.
Lebih lanjut, Kanedy berharap kepemimpinan Rahul mampu membawa Karang Taruna Provinsi Riau menjadi organisasi yang lebih progresif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan pentingnya menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Sinergi lintas sektor juga menjadi kunci utama. Kanedy mendorong adanya kolaborasi erat antara Karang Taruna, DPRD, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kerja sama yang solid, ia optimistis berbagai program pemberdayaan pemuda dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
"Karang Taruna harus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjawab persoalan sosial dan meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda. Saya yakin di bawah kepemimpinan Muhammad Rahul, organisasi ini akan semakin kuat, responsif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," tegasnya.
Terpilihnya Muhammad Rahul menjadi simbol harapan baru bagi kebangkitan pemuda Riau. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, langkah awal ini diharapkan mampu melahirkan gerakan kepemudaan yang lebih dinamis, berdaya saing, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.***