Pemuda di Siak Tega Habisi Nyawa Nenek Kandung, Diduga Dipicu Ketergantungan Narkoba

Jumat, 03 April 2026 | 09:47:36 WIB

Siak, Catatanriau.com – Warga Kampung Suka Mulya SP 12, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, digegerkan oleh peristiwa tragis yang melibatkan seorang pemuda berusia 21 tahun yang diduga tega menggorok leher nenek kandungnya sendiri hingga meninggal dunia.

Peristiwa memilukan ini dikabarkan terjadi pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya oleh warga sekitar yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, pelaku sempat melarikan diri usai melakukan aksinya. Namun, aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku pada Jumat dini hari, 3 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.

Tak hanya melakukan pembunuhan, pelaku juga diduga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, berupa emas dan uang tunai dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan, beredar kabar bahwa pelaku sempat menggunakan uang hasil kejahatannya untuk mentraktir teman-temannya berpesta minuman keras.

Sejumlah warga menduga tindakan keji tersebut dipicu oleh ketergantungan pelaku terhadap narkoba serta keinginan untuk mendapatkan uang secara instan.

Diketahui, pelaku belum lama tinggal bersama neneknya di Kampung Suka Mulya. Sebelumnya, ia tinggal bersama ayah kandungnya di Kecamatan Lubuk Dalam. Namun, menurut informasi yang berkembang, pelaku diusir dari rumah oleh ayahnya akibat dugaan perilaku tidak terpuji, termasuk dugaan pelecehan terhadap ibu tirinya.

Ironisnya, setelah diusir, pelaku sempat mengalami kecelakaan dan dirawat oleh sang nenek hingga pulih. Namun, setelah sembuh, pelaku justru diduga menghabisi nyawa nenek yang telah merawatnya tersebut.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Siak, Aipda Dedek Prayoga, membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadiannya benar. Pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Siak yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Siak dan masih dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa korban merupakan ibu dari ibu kandung pelaku.

Pihak kepolisian menyatakan akan segera menggelar konferensi pers untuk menyampaikan informasi lebih lengkap, termasuk identitas pelaku dan korban serta motif pasti di balik peristiwa tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat setempat dan menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam lingkup keluarga yang berujung tragis.***

Terkini